Polres HST Amankan Bandar Togel di Desa Banua Supanggal

23 Agustus 2024
Pelaku"MH" Asal Banua Supanggal Kec. Pandawan Kab. HST (Foto:Humas.Polres.HST/Newsway.id)

NEWSWAY.ID, BARABAI – Sat Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil mengamankan seorang pria berinisial MH, berusia 28 tahun, asal Desa Banua Supanggal, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Penangkapan dilakukan pada Selasa, (20/8/2024), sekitar pukul 00.30 WITA.

Kapolres HST, AKBP Pius X Febri Aceng Loda, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres HST, IPTU Akhmad Priadi, menyampaikan bahwa MH ditangkap saat sedang terlibat dalam aktivitas judi togel di warung milik YN di Jalan Lingkar Desa Hulu Rasau, Kecamatan Pandawan.

Barang Bukti (Foto:Humas.Polres.HST/Newsway.id)

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan beberapa barang bukti, antara lain:

  • Sebuah dompet warna coklat merek Levis
  • Sebuah Kartu ATM BNI warna kuning
  • Sebuah handphone merk OPPO warna hitam yang berisi angka pasangan togel
  • Uang tunai sebesar Rp238.000,- (dua ratus tiga puluh delapan ribu rupiah), yang menurut pengakuan MH, merupakan uang dari para pemasang angka togel kepadanya.

“MH mengaku sebagai bandar sekaligus pemain judi togel. Semua barang bukti yang ditemukan diduga terkait dengan kegiatan perjudian tersebut,” jelas Humas Polres Hst.

Saat ini, MH beserta barang buktinya telah dibawa ke Polres HST untuk diproses lebih lanjut.

“MH akan dikenakan pasal 303 jo. 303 bis KUHP yang mengatur tentang tindak pidana perjudian di Indonesia,” tutup Humas Polres Hst.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)