NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Program Kredit Usaha Rakyat Martapura Maju Mandiri dan Agamis (Kurma Manis) yang dijalankan PT BPR Martapura Banjar Sejahtera sejak 2021 terus menunjukkan antusiasme tinggi dari pelaku usaha mikro di Kabupaten Banjar. Hingga 2025, lebih dari seribu pelaku usaha telah memanfaatkan fasilitas tersebut.
Direktur Utama BPR Martapura Banjar Sejahtera, Ir. Ari Rosadi mengungkapkan, minat masyarakat terhadap Kurma Manis masih sangat besar. Namun, dalam RUPS terakhir tidak ada pembahasan khusus terkait perluasan program, karena program ini sudah berjalan sesuai skema tahunan yang direncanakan.
“Kurma Manis sudah berjalan lima tahun, sejak 2021 sampai 2025. Selama itu, kami telah menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro di 19 dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar. Hanya Kecamatan Paramasan yang belum tersentuh,” ucapnya usai RUPS, Jumat (12/12/2025).
Ari mengungkapkan, rincian total pembiayaan Kurma Manis selama lima tahun mencapai Rp6,35 miliar, dengan jumlah nasabah sebanyak 1.138 orang.

“Ini menunjukkan kebutuhan pelaku usaha mikro terhadap pembiayaan tanpa beban bunga masih sangat tinggi,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk 2026 program Kurma Manis dipastikan tetap berlanjut. Pemerintah Kabupaten Banjar akan melakukan penyertaan modal sebesar Rp2,5 miliar kepada BPR Martapura, di mana 50 persen dari dana tersebut dialokasikan khusus untuk pembiayaan Kurma Manis.
“Harapan kami, penyaluran tahun depan bisa menjangkau seluruh kecamatan, termasuk Paramasan yang selama ini belum masuk dalam jangkauan,” kata Ari.
Menurut Ari, target utama 2026 adalah meratakan akses pembiayaan hingga ke wilayah yang sebelumnya belum terlayani.
“Kami ingin semua kecamatan tanpa kecuali mendapatkan kesempatan yang sama. Pelaku usaha mikro di Paramasan juga menjadi target prioritas untuk bisa menerima Kurma Manis tahun depan,” tegasnya.
Dengan dukungan penyertaan modal daerah dan minat masyarakat yang terus meningkat, manajemen BPR optimistis Kurma Manis tetap menjadi salah satu program unggulan bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Banjar.(nw)
