NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Petugas Polsek Sewon memeriksa sejumlah remaja yang diduga terlibat dalam keributan antarkelompok di Jalan Imogiri Barat, Dusun Ngentak Kepek, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Peristiwa ini menimbulkan dua korban luka.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Keributan melibatkan rombongan siswa salah satu SMP di Bantul dengan kelompok lain yang belum diketahui identitasnya.
“Sebelum kejadian, para remaja menggelar kegiatan buka bersama di sebuah kafe di wilayah Bangunharjo, Sewon, dengan jumlah peserta sekitar 100 orang. Usai kegiatan, mereka pulang berombongan melintasi Jalan Imogiri Barat ke arah selatan,” terang Iptu Rita, saat dihubungi, Rabu (4/3/2026).
Saat melintas di simpang empat Sudimoro, rombongan pelajar tersebut dihadang sekitar 20 motor dari kelompok lain. Kelompok tak dikenal itu kemudian mengikuti dan mendahului sambil membleyer kendaraan, menyeret standar motor ke aspal, serta mengayunkan benda menyerupai gasper.

“Keributan akhirnya terjadi setibanya di wilayah Ngentak Kepek, Timbulharjo, Sewon,” imbuhnya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melerai dan mengamankan beberapa remaja yang terlibat. Warga juga melapor ke Polsek Sewon.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan pihak-pihak yang terlibat berikut barang bukti.
Sebanyak delapan remaja berhasil diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh Unit Reskrim Polsek Sewon. Mereka masih berstatus pelajar SMP, berasal dari wilayah Pundong dan sekitarnya.
“Kami memanggil orangtua mereka untuk dilakukan pembinaan. Hingga saat ini belum ada laporan polisi terkait kejadian tersebut,” ujar Iptu Rita.
Dalam peristiwa keributan ini, dua orang mengalami luka. Syahroni (51), warga Imogiri, Bantul, mengalami luka memar di kaki kanan serta sepeda motornya mengalami kerusakan pada bagian cover dan knalpot. Sementara Mochammad Rizqalliansyah Raditya Putranto (22), warga Tegalrejo, Yogyakarta, mengalami luka di pipi kanan akibat ledakan kembang api.
Polisi juga mengamankan lima unit motor yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya guna mencegah terulangnya kejadian serupa.(nw)
