NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD) setelah mencatat 10 kasus penyakit tersebut sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau dr. Ellyana melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Mimiwati mengatakan, puluhan kasus tersebut tersebar di lima wilayah kerja puskesmas yang ada di Kabupaten Pulang Pisau.
“Selama periode Januari sampai Mei 2026 terdapat 10 kasus DBD yang ditemukan. Dari jumlah itu, empat kasus terjadi pada anak-anak dan enam kasus pada orang dewasa,” kata Mimiwati, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan Dinas Kesehatan, jumlah kasus yang ditemukan hingga saat ini masih dalam kategori terkendali dan belum menunjukkan lonjakan yang mengkhawatirkan.
Meski demikian, pihaknya meminta masyarakat tidak menganggap remeh ancaman DBD karena penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut dapat menyerang siapa saja dan berpotensi menimbulkan komplikasi apabila terlambat ditangani.
Menurut Mimiwati, langkah pencegahan yang paling efektif tetap melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemberantasan sarang nyamuk secara rutin di lingkungan sekitar.
Masyarakat juga diminta konsisten menjalankan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain itu, penggunaan obat anti nyamuk, pemasangan kawat kasa pada ventilasi rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan dari genangan air juga menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran DBD.
“Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama. Jika masyarakat disiplin menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan 3M Plus, risiko penularan DBD bisa ditekan,” ujarnya.
Dinas Kesehatan juga mengimbau warga agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, mual, hingga muncul bintik-bintik merah pada kulit.
Dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, Dinkes Pulang Pisau berharap jumlah kasus DBD tetap terkendali dan tidak mengalami peningkatan pada bulan-bulan mendatang.(nw)
Reporter : Winda
