Tim Abdimas FT ULM Dorong Pemberdayaan Pemuda di Desa Sungai Tuan Ulu Melalui Pembuatan Briket Biomassa

6 September 2024
Tim Abdimas ULM menyampaikan juga bahwa briket ini bisa menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan dan bisa mengatasi kelangkaan gas selama ini (foto.ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJAR – Dalam upaya mengaplikasikan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (FT ULM) melaksanakan Program Dosen Wajib Abdi (PDWA) di Desa Sungai Tuan Ulu, Rabu (4/9/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Abdul Ghofur, MT, dan berfokus pada pemberdayaan pemuda Karang Taruna “KASTA” melalui inovasi pembuatan briket berbasis biomassa.

Bertempat di Balai Pertemuan Desa Sungai Tuan Ulu, acara tersebut dihadiri oleh Pambakal Desa Sungai Tuan Ulu, Zaini, serta Ketua Karang Taruna “KASTA”, Gazali Rumi, beserta anggota Karang Taruna.

Tema yang diusung dalam pengabdian ini adalah Pemberdayaan Karang Taruna KASTA melalui Pembuatan Briket Berbasis Biomassa, yang bertujuan untuk memberikan solusi energi alternatif yang ramah lingkungan bagi masyarakat desa.

~ Advertisements ~

Dalam pemaparannya, Prof. Abdul Ghofur menekankan pentingnya pemanfaatan limbah pertanian, seperti sekam padi, yang selama ini dianggap sebagai limbah tak berguna.

“Sekam padi sebenarnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi briket sebagai pengganti bahan bakar. Dengan mengolah sekam ini, kita dapat menciptakan energi alternatif yang ramah lingkungan dan sekaligus membantu mengatasi kelangkaan gas di masyarakat,” ujar Prof. Ghofur.

Lebih lanjut, Tim Abdimas FT ULM memperkenalkan proses pembuatan briket, baik menggunakan mesin maupun alat cetak sederhana.

Mereka memberikan pelatihan langsung kepada pemuda Karang Taruna “KASTA”, mengajarkan setiap tahap pembuatan, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga proses pencetakan briket.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan alat pembuat briket serta kompor briket kepada Karang Taruna “KASTA”.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan oleh pemuda desa dalam mengembangkan kegiatan produktif.

Pambakal Desa Sungai Tuan Ulu, Zaini, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program pengabdian masyarakat ini.

“Kami sangat berterima kasih atas ilmu dan teknologi yang diberikan. Dengan adanya teknologi ini, pemuda desa kami bisa lebih mandiri dan kreatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada,” ujarnya.

Ketua Karang Taruna “KASTA”, Gazali Rumi, juga berharap bahwa dengan adanya program ini, para pemuda desa dapat semakin berperan aktif dalam membangun ekonomi lokal dan menciptakan inovasi-inovasi baru untuk kemajuan desa.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog