Wagub Hasnuryadi Dampingi Wamendagri Tinjau Program MBG di SMAN 1 Gambut dan Sekolah Rakyat Banjarbaru

by
5 Desember 2025
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman berbincang dengan siswa saat mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus melakukan peninjauan program MGB. (foto:adpim)

NEWSWAY.CO.ID, BANJAR — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, Rabu (3/12/2025) pagi.

Kunjungan ini berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Selatan. Ada beberapa titik sekolah penerima manfaat, di antaranya SMA Negeri 1 Gambut di Kabupaten Banjar, yang memiliki total 26 kelas, serta Sekolah Rakyat Budi Luhur yang berlokasi di Kota Banjarbaru. Sekolah tersebut menjadi pusat pembinaan bagi para siswa penerima bantuan pendidikan yang berasal dari keluarga dalam kategori Desil 1 dan Desil 2.

Wamen dan Wagub meninjau asrama, fasilitas makan, serta proses belajar mengajar yang telah menerapkan pola disiplin dan pembiasaan karakter. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd, bersama sejumlah kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel.

Wakil Gubernur Hasnuryadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka atas perhatian besar melalui Program MBG yang telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat Kalsel.

“Ucapan terima kasih ini juga kami sampaikan kepada Pak Wamen yang telah meninjau langsung pelaksanaannya. Kami sangat terharu dan bersyukur atas anugerah dari Allah SWT. Harapan kami, seluruh pihak dapat terus mensyukuri amanah ini dengan menambah semangat dan menjalankan program ini sebaik-baiknya,” ucapnya.

Wamen Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui intervensi yang tepat sasaran. Penerima manfaat berasal dari kelompok Desil 1 dan Desil 2, yakni masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Selain menerima makanan bergizi, siswa juga dibekali pendidikan karakter, kedisiplinan, serta pola hidup teratur. Mereka diperkenalkan dengan pembelajaran berbasis digital sebagai investasi jangka panjang dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah investasi kita untuk 20 tahun ke depan. Anak-anak inilah yang akan menentukan masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Kunjungan ditutup dengan ucapan terima kasih dari Wamendagri atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalsel, serta apresiasi kepada insan media yang dianggap berperan penting dalam menyebarluaskan informasi positif kepada masyarakat. (nw/adpim)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog