Wali Kota Berikan Apresiasi Penghargaan Ombudsman Kepada Dinsos Kota Banjarbaru

by
26 Februari 2026
Perwakilan Ombudsman saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Kadinsos, Rokhyat Ridasi didampingi sejumlah pejabat. (Foto : ist/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kota Banjarbaru terus melakukan upaya menghadirkan pelayanan publik yang berkialitas, kali ini dibuktikan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarbaru. Pada penilaian maladministrasi pelayanan publik tahun 2025 oleh Ombudsman Republik Indonesia.

Dinsos Banjarbaru berhasil meraih predikat kualitas pelayanan “Sangat Baik” dalam hal maladministrasi.

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, memberikan apresiasi atas capaian tersebut, ia menilai penghargaan dari Ombudsman RI menjadi indikator bahwa upaya menjaga pelayanan publik yang bersih, profesional, dan akuntabel terus berjalan dengan baik.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran. Saya berharap prestasi ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan. Pelayanan publik harus selalu menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, serta kepedulian terhadap masyarakat,” tegasnya.

Ia pun mendorong seluruh OPD di lingkungan Pemko Banjarbaru menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang semakin responsif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Semua OPD harus berprestasi dengan caranya masing-masing dan mengedepankan pelayanan terbIk kepada masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinsos Banjarbaru, Rokhyat Riyadi, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.

Rokhyat mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh jajaran serta dukungan dan pembinaan dari pimpinan daerah.

“Alhamdulillah, hasil penilaian Ombudsman RI menempatkan Dinas Sosial pada kategori kualitas pelayanan sangat baik. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/02/2026).

Dalam penilaian tahun lalu, terdapat tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru yang masuk evaluasi Ombudsman.

Dinsos mencatatkan nilai 88,13, disusul Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) dengan nilai 84,62, serta SMPN 5 Banjarbaru dengan nilai 83,12.

Rokhyat turut menyampaikan apresiasi atas arahan dan dukungan Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, yang dinilai berperan penting dalam menjaga standar pelayanan publik tetap optimal.

“Semoga ke depan kami bisa terus konsisten dan semakin maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Banjarbaru,” tambahnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)