Wali Kota Dampingi KEK Banjarbaru Emas Jalin Koordinasi dengan Kemenekraf

by
6 Februari 2026
Audiensi Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby dan Komite Ekonomi Kreatid ke Kemenekraf di terima langsung oleh Menteri Kemenekraf, Teuku Riefky Harsya dan jajaran. (Foto : ist/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, JAKARTA – Setelah beberapa waktu lalu Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Banjarbatu Emas dilantik oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, langsung melakukan berbagai kegiatan.

Salah satunya koordinasi antar lembaga, bahkan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby turut langsung mendampingi KEK Banjarbaru dalam kegiatan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (5/02/2026).

Audiensi yang diterima langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, di kantor Kementerian Ekonomi Kreatif memberikan energi baru bagi perkembangan ekonomi kreatif di Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru menegaskan bahwa turut hadirnya beliau dalam audiensi itu sebagai wujud dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan sektor ekonomi kreatif di Banjarbaru.

“Sejak awal dilantik saya sudah sampaikan jangan sampai KEK hanya menjadi lembaga yang tidak memberikan kontribusi. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Banjarbaru, Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru, dan pemerintah pusat dalam pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan menjadi wujud nyata keseriusan KEK kedepan,” jelasnya.

Bahkan dalam pertemuan itu, orang nomor satu di Banjarbaru itu menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru untuk terus mendorong Banjarbaru sebagai kota kreatif yang berdaya saing.

“Banjarbaru memiliki potensi besar pada berbagai subsektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, kriya, dan fesyen yang terus berkembang dan perlu didukung secara terarah. Selain itu sejarah beberapa kawasan di Kota Banjarbatu bisa dikembangkan sebagai destinasi, tentu kedepan KEK bisa menggali potensi itu,” tegasnya.

Lisa berharap melalui kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru, bisa mendorong lahirnya pelaku-pelaku kreatif yang berdaya saing.

“Harapnnya kedepan para pelaku ekraf di Kota Banjarbaru mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Komite Ekonomi Kreatif.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif siap memberikan dukungan melalui kebijakan, pendampingan program, serta fasilitasi jejaring nasional bagi para pelaku ekonomi kreatif di daerah.

“Banyak program di Kemenekraf yang bisa diaplikasikan di daerah, tentu kami akan terus memberikan support kepada daerah yang serius mengembangkan ekraf,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Banjarbaru, H Riyandy Hidayat menyampaikan bahwa Banjarbaru memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar dan terus menunjukkan perkembangan positif.

“Dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif, kami optimistis Banjarbaru dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)