Sempat Kabur ke Kandangan, Pelaku Penganiayaan di Kuin Cerucuk Banjarmasin Berhasil dibekuk

13 Mei 2024
Pelaku penganiayaan berinisial AM (21) berhasil diamankan tim gabungan pada Minggu (12/5/2024) dini hari (foto.Humas.Polresta.Banjarmasin/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARMASIN — Tak perlu menunggu waktu 1×24 Jam, pelaku penganiayaan sesama sopir berhasil dibekuk tim gabungan, pada Minggu (12/5/2024) dini hari.

Pelaku berinisial AM (21) yang merupakan warga Desa Baluti Kab. Hulu Sungai Selatan akhirnya ditangkap oleh tim yang terdiri dari Jatanras Polda Kalsel, Dit intelkam Polda Kalsel, Jatanras Polresta Banjarmasin dan Polsek Banjarmasin Barat, dibantu Jatanras Polres HSS.

Korban bernama Agustian (22) warga Jl. Handil Bakti Kab. Batola dianiaya oleh pelaku hingga menyebabkan nyawanya melayang.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 18.00 Wita di Jalan Belitung Darat Ujung Rt 30, Kel. Kuin Cerucuk, Kec. Banjarmasin Barat.

Adapun kronologinya, menurut keterangan saksi sebelumnya, korban dan temannya saat itu sedang berboncengan melintasi Jalan Pelambuan Banjarmasin Barat, kemudian pelaku yang berada di belakang mereka mengemudikan mobil tangki yang bertuliskan EBR, lalu pelaku mendahului mereka.

Di momen itulah, muncul perkataan yang dilontarkan oleh korban yang menyulut emosi pelaku, alhasil pelaku langsung memutar balik mobilnya dan menuju Jl. Belitung Darat guna memarkirkan mobil tersebut.

Selanjutnya, pelaku turun dari mobilnya untuk mendatangi korban, tak tanggung-tanggung, pelaku mengambil senjata tajam (sajam) dibalik bajunya dan langsung menusukkan ke tubuh korban beberapa kali hingga tersungkur tak berdaya.

Barang bukti berupa sebilah belati berukuran 23 Cm yang diamankan (foto.humas.polresta.banjarmasin/newsway.id)

Berdasarkan keterangan dari Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo melalui Kasi Humas Polresta Banjarmasin Ipda Sunarmo menjelaskan, korban mendapat beberapa luka usai insiden tersebut.

“Atas tindakan AM, membuat korban mengalami luka tusuk di bagian kepala belakang, luka tusuk dibagian dada kanan, luka tusuk di bagian perut sebelah kiri dan luka tusuk dilengan sebelah kiri, korban meninggal dunia saat menuju ke RS Suaka Insan Banjarmasin,” ungkap Sunarmo.

Sunarmo menambahkan, korban memiliki profesi yang sama dengan pelaku yakni sebagai seorang sopir tangki, akan tetapi mereka tidak kenal satu sama lain.

Lebih lanjut, Kasi Humas membeberkan, kasus ini dilatarbelakangi oleh kesalahpahaman lantaran adanya ketersinggungan.

Selain itu, Sunarmo menerangkan, usai melakukan perbuatan keji tersebut, pelaku mencari tempat persembunyian tepatnya ke Kandangan, Hulu Sungai Selatan.

“Personel juga mengamankan barang bukti sajam sebilah Belati berukuran 23 Cm, yang digunakan pelaku menganiaya korban,” bebernya.

Atas tindakan kriminalnya, AM kini ditahan dan harus menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kini AM sudah kita lakukan penahanan dan proses hukum lebih lanjut di Polsek Banjarmasin Barat,” tutup Kasi Humas.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)