Berkat Jerih Payah Ketua Dekranasda, Vivi Mar’i Zubedi, UMKM Banjarbaru Melenggang ke Event Nasional

by
10 Agustus 2024
Hasil karya UMKM Banjarbaru dalam binaan Katua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar'i Zubedi dalam sebuah event nasional. (Foto : SS Video Dekranasda/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin terus memberikan perhatian kepada masyarakat Kota Banjarbaru diberbagai sektor.

Bersama sang istri tercinta, Vivi Mar’i Zubedi baru-baru tadi membawa karya-karya pengrajin Kota Banjarbaru ke pentas nasional.

Dukungan sang istri untuk terus memajukan Kota Banjarbaru juga tidak bisa dipandang sebelah mata, faktanya jerih payah Vivi Mar’i Zubedi selama 3,5 tahun menjadi Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru tentu bukan tanpa hasil.

Selama mendampingi jabatan suaminya, Vivi berhasil membina UMKM di Banjarbaru yang semula hanya sekita 400-800 UMKM, menjadi sekitar 10.000 UMKM, bahkan secara pertumbuhan UMKM menyeluruh, jumlahnya sudah mencapai 25.000 UMKM.

“Alhamdulillah selama 3,5 tahun ini perkembangan UMKM di Kota Banjarbaru berkembang cukup pesat,” terang Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi.

Tak hanya itu, berkat keseriusan itu, omset pendapatan UMKM di Banjarbaru pun terus meningkat, data terakhir mencatat, pendapatan UMKM melalui Dekranasda Hub yang dipusatkan di Mess L Banjarbaru, mencapai Rp 4 Milyar lebih.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin memyampaikan ucapan Alhamdulillah UMKM di Kota Banjarbaru sangat naik pesat, hal itu terlihat dari capaian penjualan di mess L dan lain-lain.

“Tentunya kami sebagai pemerintah kota selalu mendukung melalui kebijakan, anggaran dan lainnya agar UMKM Kota Banjarbaru naik kelas. Dan alhamdulillah Kota Banjarbaru memiliki ketua Dekranasda yang sangat getol memperjuangkan UMKM dan memiliki link yang cukup bagus untuk membantu UMKM,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan melalui Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, Kota Banjarbaru memeiliki PLUT yang selalu siap membantu segala permasalahan yang dihadapi oleh UMKM.

“PLUT siap mberikan kenyamanan bagi pelaku UMKM baik dalam pengurisan legalitas, perijinan, sertifikasi sampai dengan packaging,” tuntasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)