BPK Perwakilan Kalsel Lakukan Entry Meeting di Kabupaten Banjar Terkait Pemeriksaan Kepatuhan Belanja Daerah 2023-2024

by
3 Oktober 2024
Entry Meeting dilakukan untuk mengurangi beban dalam pemeriksaan laporan keuangan tahun 2024 yang akan dilakukan pada semester I tahun 2025 (foto.ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, MARTAPURA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Selatan menggelar Entry Meeting bersama Pemerintah Kabupaten Banjar dalam rangka pemeriksaan kepatuhan terhadap belanja daerah tahun anggaran 2023 dan 2024.

Kegiatan ini berlangsung di Mahligai Sultan Adam, Martapura, pada Rabu (2/10/2024) pagi.

Wakil Penanggungjawab BPK Perwakilan Kalsel, John Ferdinan Rotinsulu, memimpin pertemuan ini bersama tim staf BPK.

Mereka disambut hangat oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Banjar, Akhmad Fydayeen, yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Ikhwansyah. Hadir pula sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Inspektur Banjar, Kepala BPKPAD, DPUPRP, Disdik, dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Banjar, serta jajaran terkait.

John Ferdinan Rotinsulu menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari agenda rutin BPK yang bertujuan untuk mengevaluasi apakah pelaksanaan anggaran belanja daerah sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Entry Meeting ini penting untuk mempersiapkan pemeriksaan laporan keuangan tahun anggaran 2024 yang akan dilakukan pada semester pertama tahun depan. Kami berharap dengan adanya pertemuan awal ini, proses pemeriksaan nanti dapat berjalan lebih lancar dan efektif,” ungkap John.

Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan meliputi berbagai aspek belanja daerah, termasuk belanja pegawai, belanja modal, belanja barang, serta belanja hibah.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pengeluaran telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Pjs Bupati Banjar, Akhmad Fydayeen, menyampaikan apresiasinya atas kedatangan tim BPK. Ia menyatakan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami menyambut baik kegiatan pemeriksaan ini. Hal ini sangat penting untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) di Kabupaten Banjar. Dengan demikian, setiap rupiah yang kita keluarkan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Fydayeen.

Fydayeen berharap, melalui pemeriksaan ini, Kabupaten Banjar dapat terus memperbaiki manajemen keuangan daerah agar semakin transparan dan efisien, demi kepentingan masyarakat Banjar.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)