Respon Keluhan Masyarakat, Wali Kota Banjarbaru Pimpin Sidak ke Sejumlah SPBU

12 Mei 2026
Wali Kota banjarbaru, Hj Erna L:isa Halaby dan kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda beserta sejumlah pejabat saat melakukan sidak di SPBU LIK. (Foto :ist/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID,BANJARBARU  – Banyaknya antrean truk di hampir setiap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Banjarbaru menjadi perharian Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby.

Menyikapi itu Lisa Halaby bersama Dinas Pehubungan dan Polres Banjarbaru melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU di wilayah Kota Banjarbaru pada Selasa (12/05/2026).

Langkah ini diambil juga dalam rangka merespons keluhan masyarakat terkait antrean kendaraan yang mulai memanjang hingga memakan bahu jalan, beberapa titik yang menjadi sasaran pantauan antara lain antrian di AKR Jalan Trikora Banjarbaru, SPBU Simpang LIK Liang Anggang, serta SPBU di KM 19.

~ Advertisements ~

“Hari ini Pemko Banjarbaru bersama jajaran dan juga hadir Kapolres Banjarbaru  langsung turun ke lapangan. Kegiatan ini dalam rangka memonitoring dan menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait apa yang memicu antrean panjang di SPBU,” ujar Wali Kota.

Orang nomor satu di Banjarbaru itu secara tegas mengatakan bahwa kehadirannya bersama Kapolres Banjarbaru adalah untuk memonitoring langsung pemicu antrean panjang tersebut.

Dalam kesempatan itu, Lisa juga melakukan dialog dengan petugas SPBU serta memastikan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Banjarbaru dalam kondisi stabil.

“Kami hadir guna memastikan ketersediaan BBM untuk Banjarbaru, Insya Allah aman. Masyarakat jangan panic buying, karena pemerintah daerah menjamin stok BBM aman secara nasional,” tegasnya.

Di sisi lain, Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyatakan bahwa sidak ini bertujuan untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan di SPBU serta menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu juga bentuk antrisipasi adanya praktik kecurangan pihak SPBU, Pius mengatakan kalau pihak kepolisian telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus.

“Untuk di Polres Banjarbaru sendiri, kita sudah bentuk satgas untuk mengantisipasi apabila ada penyelewengan, atau pelanggaran, atau pidana, kami akan tidak tegas,” ucap Kapolres Banjarbaru.

Ia juga menegaskan Polres Banjarbaru tidak akan segan menindak secara hukum jika ditemukan penyelewengan atau tindak pidana terkait distribusi BBM.

“Untuk memastikan itu  kami ketemu langsung dengan para penanggungjawab SPPU untuk tetap bekerja sesuai dengan SOP ataupun aturan-aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kapolres juga mengklaim hingga saat ini, belum ditemukan adanya unsur pidana, beberapa temuan di lapangan bersifat administratif dan telah diberikan imbauan.

“Untuk sementara belum ada temuan, khususnya pidana meski ada ada beberapa, tapi bukan tindak pidana maka kita hany bisa mengimbau dan situasi sudah bisa normal kembali,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait kemacetan yang kerap dikeluhkan, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pengaturan ulang pada lajur antrean.

“Arus sebenarnya tidak macet total, hanya ada pengaturan yang kita ubah. Yang tadinya dua lajur, kita buat menjadi satu lajur agar tidak memakan badan jalan. Guna menjaga ketertiban di area SPBU, personel gabungan dari Polsek, Satlantas, Satpol PP, hingga Unit Sabhara akan ditempatkan di titik-titik rawan untuk mengatur antrean kendaraan agar tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog