Darurat Burung Indonesia! Ratusan Spesies Senyap Menuju dan Diambang Kepunahan

20 Juli 2026
Burung Pelatuk salah satu spesies yang ada di Indonesia. (Foto : dok/newsway.co.id)

Oleh : Suho

Langit Indonesia perlahan kehilangan suaranya. Dibalik kekayaan sekitar 1.835 spesies burung, tersimpan kekayaan yang mengkhawatirkan.

Burung-burung endemik menjadi kelompok paling rentan karena hanya hidup di wilayah tertentu sehingga kehilangan sedikit saja habitat dapat berujung pada penurunan populasi yang drastis.

Ancaman terbesar bukan hanya hilangnya hutan, tetapi juga perubahan kawasan terbuka menjadi lahan pertanian, permukiman, dan infrastruktur yang memutus jalur jelajah satwa.

Ratusan spesies kini berada dalam status terancam punah akibat hilangnya hutan, perburuan liar, perdagangan satwa, dan dampak perubahan iklim.

Padahal, burung bukan sekadar penghuni langit. Mereka adalah penjaga keseimbangan alam yang menyebarkan biji, membantu regenerasi hutan, mengendalikan hama, hingga menjaga rantai kehidupan tetap berjalan.

Ketika satu spesies menghilang, alam kehilangan salah satu penopangnya.

Yang paling memprihatinkan, burung-burung endemik Indonesia memiliki risiko kepunahan lebih tinggi karena hanya hidup di wilayah tertentu.

Saat habitatnya rusak, peluang mereka untuk bertahan hidup semakin kecil.

Kepunahan burung bukan sekadar hilangnya kicauan, tetapi peringatan bahwa ekosistem sedang terluka.

Menjaga hutan, menghentikan perdagangan satwa liar, dan tidak memelihara burung hasil tangkapan alam adalah langkah sederhana yang dapat menyelamatkan masa depan keanekaragaman hayati Indonesia.*

Penulis Adalah :

– Ketua Sanggar KAMULYAN Sinduredja

– Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Banyumas

– Bidang Kebudayaan DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Jawa Tengah

– Divisi Pegiat Desa Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog