Karhutla Terjadi  di Sungai Ulin, Lurah Imbau Warga Siaga dan Bersihkan Rumput Kering

21 Juli 2026
Lurah Sungai Ulin, Guntur Adi Prasetyo. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru semakin meluas, Senin 20 Juli 2026 kembali terjadi di wilayah berada di RT 23  Kelurahan Sungai Ulin.

Lurah Sungai Ulin, Guntur Adi Prasetyo mengatakan meski sempat terlambat pemadaman karena jarak yang jauh dai BPBD, tim relawan Regas sudah melakukan pemadaman terlebih dahulu.

“Alhamdulillah, setelah terjadi kebakaran BPK Regas langsung melakukan pemadaman. Baru setelah ituBPK lain dan BPBD datang ke lokasi, tidak berselang lama sudah keluar asap putih,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Melihat kejadian tersebut, Guntur mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga lingkungan rumah, pasalnya cuaca yang mulai panas, warga diminta menabas semak di sekitar rumah agar api tidak cepat merambat.

“Kepada masyarakat tetap standby di rumah masing-masing. Misalnya terjadi kebakaran bisa cepat segera melakukan penanganan. Kami juga mengharap agar masyarakat bisa membersihkan lingkungan rumah yang banyak rumput kering agar apabila terjadi kebakaran tidak merambat ke rumah,”jelasnya.

Guntur juga mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan BPK Regas ntuk penanganan awal, dan selalu menyiagakan 1 tangki air, hal ini dilakukan karena jarak BPBD ke lokasi cukup jauh sehingga membutuhkan waktu.

“Kita pihak kelurahan selalu berkoordinasi sama BPK kita yaitu Regas untuk penanganan pertama,” jelasnya.

Namun, ia mengakui sumber air di wilayah Sungai Ulin sangat terbatas, di kawasan SMP 6 dan belakang RT 23 sungai yang ada sudah mengering.

“Kalau sumber air di Kelurahan Sungai Ulin ini sangat kurang untuk pemadaman pasalnya banyak sungai yang mengering,” ungkapnya.

Pihaknya berharap pembangunan embung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi segera selesai, embung diharapkan bisa menjadi penampungan air untuk pemadaman sekaligus pengairan ke sawah warga.

Larangan Bakar Sampah dan Lahan Ditegaskan 

Menindaklanjuti instruksi Wali Kota, Guntur juga menekankan dan telah menyampaikan imbauan kepada seluruh RT dan RW agar warga tidak membakar sampah sembarangan, terutama di dekat lahan.

“Jangan sampai membakar sampah dulu yang di dekat sama lahan-lahan. Kalau bisa membakar sampah itu di depan rumah atau di pekarangan rumah yang memang tempatnya khusus,” imbaunya.

Ia juga mendorong warga mulai memilah sampah organik dan nonorganik. Saat ini bank sampah di kelurahan sudah mulai dibangun agar pembakaran sampah bisa diminimalisir.

“Mudahan jangan terjadi lagi,” pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog