Polsek Banjarbaru Utara Bagikan 800 Masker ke Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla

21 Juli 2026
Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono turun langsung membagikan masker kepada pengguna jalan di simpang empat Samsat Banjarbaru. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Memasuki musim kemarau dan mulai munculnya kabut asap, Polsek Banjarbaru Utara menggelar aksi pembagian masker gratis kepada pengguna jalan, kegiatan ini dilakukan Selasa 20 Juli 2026 pagi di simpang empat Samsat Kota Banjarbaru.

Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, mengatakan pembagian masker bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak gangguan pernapasan akibat kabut asap.

“Pembagian masker karena di saat ini sudah masuki ramalan BMKG yaitu musim kemarau. Beberapa hari ini sudah ada turun kabut asap sehingga mengganggu pernapasan maupun penyakit ISPA,” ujar Yuwono di lokasi kegiatan.

Untuk hari ini, pihaknya membagikan sekitar 800 masker kepada pengendara yang melintas, aksi serupa rencananya akan kembali dilakukan pada hari berikutnya.

“Untuk pagi ini sekitar dua ratus masker nanti besok kita lakukan kegiatan selanjutnya,” jelasnya.

Yuwono juga mengimbau warga tidak membakar lahan dan jaga kebersihan lingkungan serta meminta pengguna jalan untuk berhati-hati saat berkendara.

Tampak sejumlah anggota Polsek Banjarbaru Utara membagikan masker kepada pengendara. (Foto : newsway.co.id)

“Kami himbau kepada warga untuk tidak membakar lahan sembarangan sehingga yang bisa menyebabkan kabut asap,” katanya.

Ia juga meminta warga yang rumahnya masih dikelilingi semak belukar agar segera membersihkannya. Hal ini untuk mengantisipasi api cepat merambat ke permukiman saat terjadi kebakaran.

Persediaan Air Pemadaman Dinyatakan Aman

Menyikapi potensi karhutla, Yuwono memastikan persediaan air untuk pemadaman di wilayah Banjarbaru Utara masih aman. Ia mencontohkan, satu titik hotspot yang sempat muncul di Sungai Ulin sudah berhasil dipadamkan.

“Masih cukup untuk aman untuk persediaan air untuk pemadaman api ya karena kemarin di wilayah kita ada satu titik hotspot di Sungai Ulin alhamdulillah pemadaman tidak berlangsung lama,” ujarnya.

Meski begitu, ia menekankan kepada seluruh anggota untuk siaga bencana,mengingat musim kemarau rawan munculnya beberapa titik api, sehingga penanganan harus cepat dan bersinergi dengan instansi terkait.

“Kami tekankan kepada anggota untuk siaga bencana karena kemarau ini juga terjadinya beberapa titik api sehingga kita mudah untuk cepat bersinergis dengan instansi terkait,” pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog