DPLH Balangan Perkuat Program Adiwiyata Lewat Studi Tiru ke SMAN 1 Tanta

21 Mei 2026
Kepala DPLH Balangan, Tamrin, bersama peserta studi tiru meninjau implementasi program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Tanta. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) terus memperkuat implementasi program Sekolah Adiwiyata dengan menggelar studi tiru ke SMA Negeri 1 Tanta, Kabupaten Tabalong, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan lingkungan hidup di satuan pendidikan.

Sebanyak 26 perwakilan sekolah Adiwiyata di Kabupaten Balangan mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta berkesempatan mempelajari secara langsung penerapan budaya peduli lingkungan, pengelolaan administrasi, hingga berbagai inovasi yang telah mengantarkan SMA Negeri 1 Tanta meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Kepala DPLH Balangan, Tamrin, mengatakan studi tiru merupakan sarana pembelajaran bagi sekolah-sekolah di Balangan agar mampu mengembangkan program Adiwiyata secara lebih optimal.

“Melalui kegiatan ini, sekolah bisa belajar langsung dan melakukan evaluasi agar program Adiwiyata yang dijalankan semakin baik,” ujarnya.

Menurut Tamrin, kegiatan tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan proses berbagi pengalaman dan evaluasi yang diharapkan mampu memperkuat penerapan pendidikan lingkungan hidup di setiap sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Tanta, Eko Prayitno, menjelaskan keberhasilan sekolahnya tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi dari terbentuknya karakter siswa yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami ingin siswa memiliki kesadaran menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun saat berada di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Iid Muhammad Abdul Wahid, menilai studi tiru menjadi wadah yang efektif untuk mempererat kolaborasi antarsekolah dalam mengembangkan program lingkungan hidup.

“Pertukaran pengalaman dan pengetahuan seperti ini sangat bermanfaat untuk pengembangan program lingkungan di sekolah,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, DPLH Balangan berharap sekolah-sekolah Adiwiyata di daerah mampu meningkatkan kualitas administrasi, memperkuat inovasi, serta membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog