Budidaya Melon di Desa Bungin Berhasil, Konsep Petik Langsung Dorong Agrowisata

23 Juli 2026
Panen perdana melon oleh Kelompok Tani Riyadhul Muhhibin di Desa Bungin, Kecamatan Paringin Selatan. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Budidaya buah melon mulai menunjukkan prospek yang menjanjikan sebagai salah satu komoditas hortikultura di Kabupaten Balangan.

Keberhasilan panen perdana di Kebun Melon Desa Bungin, Kecamatan Paringin Selatan, Rabu (22/7/2026), menjadi bukti bahwa komoditas ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan, tidak hanya sebagai sumber pendapatan petani, tetapi juga sebagai destinasi agrowisata berbasis pertanian.

Panen tersebut merupakan hasil budidaya yang dilakukan Kelompok Tani Riyadhul Muhhibin dengan pendampingan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Paringin Selatan. Sejak awal penanaman, petani mendapatkan bimbingan mengenai teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga pengendalian hama dan penyakit sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan buah berkualitas.

Koordinator BPP Paringin Selatan, Fahri, mengatakan keberhasilan budidaya melon tidak terlepas dari sinergi antara penyuluh dan para petani yang tekun merawat tanaman sejak masa tanam.

“Pendampingan yang dilakukan sejak awal penanaman berjalan dengan baik. Ditambah ketekunan para petani dalam merawat tanaman, hasil panen melon kali ini cukup menggembirakan dan sesuai harapan,” ujar Fahri.

Menurutnya, budidaya melon merupakan salah satu alternatif pengembangan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi meningkatkan pendapatan petani apabila dikelola secara berkelanjutan.

Selain menghasilkan buah berkualitas, panen perdana ini juga menghadirkan konsep petik buah langsung di kebun. Melalui konsep tersebut, masyarakat dapat datang langsung ke lokasi untuk memilih dan memetik melon yang diinginkan, sehingga memberikan pengalaman berbeda sekaligus menjadi daya tarik baru bagi sektor pertanian di Balangan.

Ketua Kelompok Tani Riyadhul Muhhibin, Sabirin, mengatakan budidaya melon ini merupakan yang pertama kali dilakukan kelompoknya. Ia berharap konsep petik langsung dapat menarik minat masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan agrowisata di Desa Bungin.

“Kami ingin menghadirkan suasana panen yang berbeda, sehingga masyarakat bisa menikmati pengalaman memetik melon langsung dari pohonnya,” kata Sabirin.

Sabirin menjelaskan, kebun melon yang dikelola kelompoknya ditanami sekitar 1.000 batang dengan target produksi mencapai sekitar 4 ton pada masa panen. Untuk mengetahui varietas yang paling sesuai dengan kondisi lahan di Balangan, kelompok tani menanam tiga jenis bibit, yakni Bintang Asia Jumbo F1, Sari Tani F1 Hybrid Melon, dan Mutiara Bumi Palolo F1.

Sementara itu, Fahri berharap keberhasilan budidaya melon di Desa Bungin dapat menjadi inspirasi bagi petani lain, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan komoditas hortikultura yang memiliki prospek pasar dan nilai ekonomi yang menjanjikan.

“Kami berharap budidaya melon ini dapat menjadi inspirasi bagi petani, terutama petani milenial, untuk mengembangkan komoditas hortikultura yang bernilai ekonomis sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan mereka,” pungkasnya.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog