BPBD Balangan Intensifkan Pengawasan Titik Rawan, Karhutla Terkendali

29 Juli 2026
Petugas melakukan pemadaman kebakaran lahan di Paringin Selatan. (Foto:istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mencatat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat hingga pertengahan tahun 2026 masih terkendali. Berdasarkan analisis citra satelit Sipongi Kementerian Kehutanan, luas lahan yang terbakar hingga akhir Juni 2026 tercatat hanya 11,81 hektare.

Capaian tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, luas karhutla di Balangan mencapai 210,60 hektare.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, mengatakan kondisi tersebut membuat pemerintah daerah belum menetapkan status siaga darurat karhutla maupun mengusulkan bantuan pemadaman udara.

“Sementara untuk status Balangan masih belum menetapkan siaga darurat sembari melihat kondisi lebih lanjut. Karena kondisi sejauh ini relatif masih bisa tertangani, kami juga belum mengajukan bantuan water bombing,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Meski demikian, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan seiring mulai munculnya sejumlah titik api di beberapa kecamatan, terutama di wilayah Batumandi dan Lampihong yang didominasi lahan gambut.

“Kecamatan rawan titik api saat ini memang berada di Batumandi dan Lampihong karena merupakan daerah gambut. Untuk kesiapsiagaan penanganan, kami selalu mengaktifkan posko di kantor induk selama 24 jam setiap harinya,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Manggala Agni Daerah Operasi VI Tanah Laut melalui pondok kerja di Batumandi, Kesatuan Pengelolaan Hutan Balangan, TNI, Polri, serta relawan.

Dengan memasuki puncak musim kemarau, BPBD memastikan pengawasan di wilayah rawan akan semakin diintensifkan. Langkah mitigasi yang dilakukan diharapkan mampu mempertahankan tren penurunan angka karhutla di Kabupaten Balangan hingga akhir 2026.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog