NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banjar terus mendorong transformasi pelayanan publik, hingga tahun 2026, Disdukcapil Banjar menjalankan 21 inovasi pelayanan secara aktif.
Mulai dari sistem jemput bola, layanan digital, hingga pemberdayaan desa sebagai operator layanan,menurut Kepala Disdukcapil Hayatun Nupus, S.STP., M.M tujuannya inovasi sangat jelas, untuk memastikan tidak ada warga Kabupaten Banjar yang kehilangan hak atas dokumen kependudukan karena terkendala jarak, biaya, dan waktu.
“Ada sebanyak 21 Inovasi Jalan, tiga menjadi andalan utama, seluruh inovasi yang dirintis sejak 2018 hingga 2026 masih aktif dilaksanakan,”ujarnya kepada newsway.co.id.
Deretan inovasi tersebut adalah :
1. JEMPOL PELANDUK – Jemput Bola Pelayanan Adminduk, 2018
2. TAMBAK UDANG – Lahir di RS langsung bawa akta pulang, 2018
3. INTAN BANJAR – Isbat nikah dapat buku nikah + akta anak, 2020
4. TUNTUNG DIGAWI KAMI KIRIM – 2020
5. PAKULIH ANAM – Nikah langsung dapat 6 dokumen, 2021
6. GANGAN MANIS – Ganti nama mudah cepat praktis, 2021
7. SELASA HALLO – Dukcapil menyapa tiap Selasa, 2021
8. KIA LAPIS MANIS – Punya KIA dapat diskon belanja, 2022
9. APLIKASI STAR BANJAR – Layanan online Adminduk, 2024
10. MANIS LANGSATKU – Lahir di Puskesmas langsung dapat dokumen, 2024
11. BASANDING PITU – Kawin non muslim langsung 7 dokumen, 2024
12. LAPOR DATU – Lapor kematian dari desa/RS langsung terbit akta, 2024
13. GABIN MANIS – Warga binaan dapat identitas, 2024
14. KAMU MANIS – Perekaman pemula dan siswa, 2024
15. PELITA DESA – Pelayanan keliling akta kelahiran ke desa, 2024
16. DESAKU PELANDUK MANIS – Pelayanan Adminduk ada di desa, 2025
17. LAPAT MANIS – Layanan khusus penyandang disabilitas & lansia, 2025
18. PELUKIS DESA – Pelayanan KIA di SD dan desa, 2025
19. SIGAP DOKKAR – Layanan cepat dokumen korban kebakaran, 2025
20. SAPPA BANJAR – Sosialisasi dan edukasi Adminduk, 2025
21. LAYANGAN PUTUS – Update data pasca cerai, 2026
“Dari 21 inovasi itu, tiga ditetapkan sebagai inovasi unggulan saat ini yaitu STAR BANJAR: Aplikasi layanan Adminduk online, hampir semua layanan bisa diajukan dari rumah. DESAKU PELANDUK MANIS: Inovasi tahun 2025, Desa dibekali akun STAR BANJAR dan akun SIAK agar aparat desa bisa langsung melayani warga. Serta JEMPOL PELANDUK, tetap diandalkan untuk menjangkau wilayah 3T – terluar, tertinggal, dan blank spot jaringan,” tegasnya.
Hayatun Nufus juga menyampaikan asalah satu inovasi lain yaitu “Game Changer” 2026, Inovasi ini meneraspkan Desa menjadi operator layanan.
“Memang inovasi yang paling menonjol sepanjang 2026 adalah DESAKU PELANDUK MANIS. Inovasi ini disebut “game changer” karena mengubah peran desa dari sekadar pengantar menjadi pelayan langsung,”tambahnya.
Ia menembahkan saat ini desa sudah bisa membantu warga mengajukan dokumen melalui aplikasi STAR BANJAR dengan operator dari aparat desa.
“Tahap pengembangan berikutnya desa akan diberi akses input langsung melalui Aplikasi SIAK terpusat dari Ditjen Dukcapil Kemendagri.
“Dengan sistem ini, kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Banjar diharapkan naik signifikan karena akses sudah ada di tingkat desa,” ujarnya.*(nw)
