Enam Hari Hilang, Lansia Desa Hambuku Ditemukan Meninggal Dunia

by
19 November 2023
Proses evakuasi jasad Bastuni Warga Desa Hambuku Baru, Rt.02, Kecamatan Babirik, Kabupaten HSU, Minggu (19/11). (Foto: Humas Basarnas)

NEWSWAY.ID, AMUNTAI – Warga Desa Hambuku Baru, Rt.02, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Bastuni (100) ditemukan oleh Tim Search And Rescue (SAR) Gabungan dalam kondisi meninggal dunia dipencarian hari keenam, pada Minggu (19/11/2023) pukul 12.31 Wita.

Diketahui pria Lanjut Usia (Lansia) itu dinyatakan hilang sejak 12 November 2023 lalu.

Koordinator lapangan Aris Wintoko mengatakan, sebelum penemuan, Tim SAR Gabungan pada hari keenam kembali melanjutkan pencarian korban dengan memperluas area pencarian yakni, tim 1 melakukan penyisiran sejauh kurang lebih 5 Km ke arah hulu dan hilir sungai.

Sedangkan tim 2 melakukan pencarian di sekitar rawa-rawa dan darat yang berjarak kurang lebih 4 Km ke arah Selatan dari Posko SAR.

“Korban ditemukan meninggal dunia sekitar 500 meter dari titik rumah korban, atau pada koordinat 2°31’4.702” S 115°9’52.348”E,” ungkapnya.

Selanjutnya korban di evakuasi ke rumah duka.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad menyampaikan, terima kasih banyak kepada seluruh unsur SAR yang terlibat Operasi SAR kali ini, sehingga bisa berjalan dengan lancar karena adanya sinergitas dari seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR kali ini dinyatakan ditutup,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)