NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di Kota Banjarbaru mulai menunjukkan perkembangan. Dari total 100 unit rumah yang menjadi sasaran program, sebanyak 18 unit telah memulai proses pengerjaan.
Menurut Kepala Bidang Permukiman dan Pertanahan Supardi Afriyanto, S.Sos menjelaskan, berdasarkan data progres terbaru, lima unit rumah di antaranya bahkan telah selesai dikerjakan atau mencapai progres 100 persen.
“Secara keseluruhan, progres fisik pelaksanaan program RTLH Tahun 2026 saat ini masih berada di kisaran 10 persen. Pemerintah terus mendorong percepatan pelaksanaan di lapangan agar seluruh penerima bantuan dapat segera menikmati hunian yang lebih layak,”ucapnya, Kamis (2/07/2026).
Ia juga menegaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan layak huni.
Sementara itu, Nurul Hidayah yang merupakan TFL RTLH menjelaskan sampai saat ini pengerjaan RTLH terus diawasi oleh pihaknya agar progres bisa tercapai.
“Dengan masih berlangsungnya proses pembangunan dan selalu diawasi, diharapkan progres pekerjaan akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan sehingga target penyelesaian seluruh 100 unit rumah dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan,”ujarnya.
Nurulmengatakan bahwa target pengerjaan RTLH secara keseluruhan akan rampung bulan September mendatang.
“Semoga tidak ada kendala jadi program ini bisa selesai tepat waktu dan masyarakat yang menerima program ini bisa menempati dengan nyaman,” tutupnya. (nw)
