NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Pulang Pisau, Andriani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Badar dan Sumbu Kurung yang telah berjuang mewakili Kabupaten Pulang Pisau dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026. Jumat (22/05/2026).
Andriani mengatakan, keberhasilan Helvi Septian Saputra yang terpilih sebagai Jagau Kalimantan Tengah Tahun 2026 menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Kabupaten Pulang Pisau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pulang Pisau yang sudah memberikan dukungan, baik melalui voting maupun dukungan langsung selama Helvi mengikuti karantina hingga proses penobatan,” ujar Andriani.

Ia menilai, terpilihnya putra terbaik dari Badar dan Sumbu Kurung Kabupaten Pulang Pisau sebagai Jagau Kalimantan Tengah 2026 merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, termasuk para pembina dan pendamping selama proses karantina serta pelatihan berlangsung.
Menurutnya, Disbudporapar sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah terus mengawal dan memantau perkembangan para peserta sejak dikukuhkan sebagai Bandar Pulang Pisau Tahun 2026 hingga tampil di tingkat provinsi.
“Harapan kami ke depan bukan hanya sampai di tingkat provinsi sebagai Jagau, tetapi bisa melangkah lebih jauh menjadi putra pariwisata terbaik di tingkat nasional,” katanya.
Andriani mengakui, meskipun dengan keterbatasan anggaran, Helvi dan Sonia tetap mampu memberikan penampilan terbaik untuk Kabupaten Pulang Pisau di ajang budaya tahunan tersebut.
“Walaupun dengan anggaran yang sangat terbatas, Helvi dan Sonia sudah memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Pulang Pisau. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi putra-putri daerah lainnya,” tambahnya.
Ia berharap, prestasi tersebut dapat mendorong generasi muda di Kabupaten Pulang Pisau untuk terus mengembangkan sumber daya manusia melalui kegiatan budaya dan pariwisata sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya Kalimantan Tengah.
“Kami sangat mendorong kegiatan seperti ini terus dilakukan sebagai bentuk promosi dan kecintaan terhadap budaya yang ada di Kalimantan Tengah,” tutupnya.(nw)
Reporter : Winda
