Kapolri Turun Gunung ke Diklatsus Banser, Tegaskan Peran NU Jaga Keutuhan Bangsa

by
15 Februari 2026
Kapolri berbincang dengan Ketua Umum GP Ansor dalam pembukaan Diklatsus Banser di Bantul. (Foto : dokumentasi Humas Polres Bantul / newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri sekaligus membuka Pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus) Banser Satkorwil DIY di SPN Selopamioro, Imogiri, Bantul, Sabtu (14/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu di tengah sekitar 6.000 personel Banser menjadi sinyal tegas penguatan sinergi Polri dan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) di tengah dinamika nasional dan global.

Kegiatan yang diinisiasi Gerakan Pemuda Ansor ini diikuti Banser dari DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan 200 instruktur. Turut hadir Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, serta sejumlah kepala daerah dan tokoh agama.

Dalam arahannya, Kapolri secara terbuka menegaskan kontribusi historis keluarga besar NU termasuk Ansor dan Banser, dalam perjalanan bangsa sejak masa kemerdekaan. Ia mengingatkan bahwa nasionalisme dan pengabdian yang diwariskan para pendahulu tidak boleh luntur di tengah tantangan zaman.

“Perjalanan panjang bangsa ini tidak bisa dilepaskan dari peran besar keluarga besar Nahdlatul Ulama, di dalamnya terdapat Gerakan Pemuda Ansor yang telah berjuang sejak masa perjuangan kemerdekaan,” tegasnya.

~ Advertisements ~

Kapolri juga menyoroti isu keberagaman sebagai titik krusial. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan suku, budaya, dan agama yang harus dijaga sebagai kekuatan, bukan justru dipertentangkan. Ia mengingatkan ancaman perpecahan bisa menjadi nyata jika persatuan gagal dirawat.

“Jika keberagaman itu dapat kita satukan, maka itulah kekuatan terbesar bangsa ini. Namun apabila kita gagal mempersatukannya, maka kehancuran bisa menjadi ancaman nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin menekankan, Diklatsus merupakan momentum strategis untuk memperkuat sistem kaderisasi dan kepemimpinan di tubuh Ansor. Pelatihan Instruktur dan Pelatihan Para Pelatih ke-2 ini disebutnya sebagai fondasi regenerasi organisasi agar tetap adaptif dan solid.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Ansor, serta pemutaran video Ansor BISA. Kapolri juga melakukan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pelatihan. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog