LPM Jurnal Kampus FEB ULM Siap Ciptakan PERS Mahasiswa yang Berkualitas

26 November 2023
LPM Jurnal Kampus FEB ULM mengadakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) dengan mengangkat tema "Membangun Keterampilan Public Speaking di Era Digital", bertempat di Ruang B4 FEB ULM, pada Sabtu (25/11). (Foto: Fahmi/Newsway.id)

BANJARMASIN, NEWSWAY.ID – Lembaga Pers Mahasiswa Jurnal Kampus (LPM JK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM telah melaksanakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) dengan tema “Membangun Keterampilan Public Speaking di Era Digital”, bertempat di Ruang B4 FEB ULM, Sabtu (25/11/2023).

Kegiatan ini mengundang pemateri yang tentunya ahli di bidangnya yaitu M. Rohit Rendra yang merupakan seorang news anchor dari TVRI Kalsel, ia membawakan materi yang berjudul “Public Speaking dalam News Anchor”.

Aulia Rahmi Pemimpin Umum LPM JK mengatakan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) dan termasuk program kerja wajib tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh pengurus JK.

“PJTL memang agenda proker wajib tahunan wajib yang harus dilaksanakan dan diikuti seluruh pengurus LPM JK yang telah mengikuti PJTD sebelumnya,” kata Aulia.

Ia menambahkan, tujuan dari pelatihan ini ialah mengasah dan meningkatkan skill dari pengurus LPM JK sebagai seorang pers mahasiswa.

“Tentunya hal ini sangat penting mengingat LPM JK merupakan media publikasi dan pers mahasiswa di FEB, sehingga penting bagi pengurus untuk selalu tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.

Dari segi berlangsungnya acara, Aulia mengaku sempat ada kendala namun tidak terlalu fatal, sehingga dapat diatasi dan acara pun berlangsung lancar dan sukses.

Ia turut berharap kedepannya agar seluruh pengurus dapat mewujudkan mimpi mereka menjadi seorang pers sejati yang tidak hanya menguasai public speaking, tapi juga ilmu tentang berita dan kepenulisan.

“Seluruh pengurus diharapkan menjadi penerus LPM JK yang memiliki kualitas berdaya saing agar bisa menjadi satu kemajuan dari diri mereka atas keberhasilan perannya sebagai organisatoris kampus khususnya lembaga pers mahasiswa,” jelas Aulia.

Karena acara ini merupakan agenda internal, maka pesertanya terdiri dari semua pengurus LPM JK yang berjumlah sekitar 40 orang, sisanya adalah tamu undangan yang berasal dari berbagai LPM lain.

Sementara itu, salah satu peserta Firdaus sangat berantusias selama mengikuti pelatihan karena isi serta pembawaan dari pemateri sangat menarik dan interaktif.

“Saya merasa antusias dan senang dalam pelatihan kali ini dikarenakan materi menarik serta pembawaan speaker nya yang interaktif,” ujar Firdaus.

Ia menyatakan banyak mendapat pelajaran dalam PJTL ini seperti pentingnya public speaking dan branding diri di sosial media, kemudian ia pun belajar bagaimana penerapan public speaking dalam news anchor.

“Saya belajar materi dari seseorang yang langsung terjun ke lapangan dan berpengalaman sehingga tau teknis penggunaan ilmu public speaking dalam pekerjaan anchor,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)