NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Sebanyak 28 ribu benih ikan Papuyu dan 9333 benih ikan Gurami ditebar dalam kegiatan pelepasliaran atau restocking yang dilaksanakan di Kolam Retensi Guntung Jingah dan Embung Sidodadi, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan realisasi Pokok Pikiran Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Fauzan Noor melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan.
Adapun benih yang dilepasliarkan terdiri dari ikan gurami sebanyak 4 ribu dan papuyu sebanyak 12 ribu di kolam Retensi Guntung Jingah, sementeara itu sisanya ditebar di Embung Sidodadi.
Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Fauzan Noor, mengatakan restocking dilakukan karena tingginya manfaat ikan bagi masyarakat. Menurutnya, hasil dari penebaran benih ini nantinya dapat dimanfaatkan bersama setelah ikan mencapai ukuran yang layak.

“Kita ingin ikan-ikan ini dibesarkan terlebih dahulu, baru nantinya bisa dipancing dan dikonsumsi masyarakat. Kami juga berharap masyarakat ikut menjaga, jangan sampai ada pihak luar yang mengambil bibit yang sudah disebarkan,” katanya.
Fauzan juga berharap agar masyarakat bisa belajar untuk membuat benih yang nantinya bisa dipandu oleh Pendamping bidang perikanan.
“Kalau masyarakat melalui Pokdarwis ingin belajar bagimana mengembangkan benih ikan, nanti saya bisa bantu mendatangkan para pendamping perikanan. Tentu kalau nanti berhasil bisa benilai ekonomi,” terang Politisi NasDem itu.
Melalui program restocking tersebut, Fauzan berharap, kawasan perairan di Banjarbaru tidak hanya menjadi ruang konservasi, tetapi juga mampu menjadi sumber pangan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Wiwin Robiaty SH yang mewakili Kepala DKP3 Abu Yazid Bustami, mengatakan program restocking ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya dari sumber protein hewani.
“Kalau ikan-ikan ini terpelihara dengan baik, tentu akan menambah ketahanan pangan dari segi protein. Harapannya dapat tumbuh dan berkembang sehingga menjadi sumber perikanan di Kota Banjarbaru sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada anggota dewan yang turut serta dalam penguatan ketahanan pangan di Kota Banjarbaru.

“Kami dari dinas tentu mengucapkan terimakasih kepada bapak Fauzan yang sudah memenuhi aspirasi masyarakat melalui dinas DKP3. Artinya beliau peduli program pemerintah untuk penguatan ketahanan pangan di Kota Banjarbaru,” ucapnya.
Sementara itu, Lurah Loktabat Utara, Dedy Wahyudi, mengungkapkan warga setempat sangat antusias untuk ikut memelihara kawasan embung. Namun hingga kini pengelolaannya belum diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Warga siap menjaga, terutama kebersihan kawasan embung. Kami juga sudah beberapa kali berkoordinasi dengan dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut,” ungkapnya.
Untuk diketahui, di Embung Sidodadi sebelum ditebar benih diserahkan oleh M Fauzan kepada Lurah Loktabat Selatan, Astri Mayasari, S.STP, M.AP kemudian diserahkan kepada ketua RT setempat baru ditanur ke embung.(nw)
