NEWSWAY.CO.ID, JAWA TENGAH – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. (Hon.) Dr. Fadli Zon, M.S., didampingi Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, meresmikan Penataan dan Pembenahan Aset Budaya Rumah Sastra dan Perpustakaan Ahmad Tohari pada Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Rumah Sastra Ahmad Tohari, Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas.
Turut hadir dsalam acara tersebut Plt Disporabudpar Kabupaten Banyumas Ir. Junaedi, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Anggraito, Camat Jatilawang Bastiar Dwiharyatno S.S.T.P, beserta Jajaran OPD yang terkait.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya pelindungan, pelestarian, dan pengembangan warisan sastra Indonesia.

Rumah Sastra dan Perpustakaan Ahmad Tohari merupakan pusat dokumentasi karya, arsip, dan gagasan sastrawan nasional Ahmad Tohari, penulis novel “Ronggeng Dukuh Paruk”.
Dalam sambutannya, Prof. (Hon.) Dr. Fadli Zon, M.S. menegaskan pentingnya ruang-ruang sastra sebagai infrastruktur kebudayaan.
“Rumah Sastra Ahmad Tohari bukan sekadar gedung atau koleksi buku. Ini adalah simpul ingatan bangsa. Penataan dan pembenahan aset budaya di tempat ini adalah investasi negara untuk memastikan generasi mendatang dapat belajar langsung dari sumber kebijaksanaan sastra Indonesia,” ujarnya.
Beliau juga mengapresiasi inisiatif kolektif masyarakat, pemerintah daerah, dan keluarga Ahmad Tohari dalam menjaga rumah sastra ini tetap hidup dan terbuka untuk publik.
Program yang diresmikan meliputi: Digitalisasi naskah, surat, foto, dan manuskrip karya Ahmad Tohari., penataan ruang baca, ruang arsip, dan ruang diskusi agar lebih representatif dan ramah publik serta pembentukan program literasi, bedah karya, residensi penulis muda, dan kelas sastra untuk pelajar serta komunitas.
Rumah Sastra ini didirikan sebagai pusat rujukan sastra dan kebudayaan Banyumas. Selain menyimpan ribuan koleksi buku dan arsip pribadi Ahmad Tohari, tempat ini juga aktif menjadi ruang pertemuan sastrawan, peneliti, pelajar, dan masyarakat umum.
Dengan peresmian ini, Kementerian Kebudayaan RI berkomitmen menjadikan Rumah Sastra Ahmad Tohari sebagai salah satu destinasi literasi dan wisata budaya unggulan di Jawa Tengah.(nw)
Reporter : Suho
