NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) oleh tim gabungan Polda Kalsel, TNI serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus dimaksimalkan.
Memasuki hari kedua setelah melaksanakan Rakor Gabungan bersama Gubernur Kalsel, H Muhidin dan Wamenko Bidang Pangan Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P pada Rabu kemarin, Polda Kalimantan Selatan menguji coba metode baru untuk mempercepat pemadaman dan pembasahan di lahan gambut Guntung Damar.
Uji coba yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda dengan metode “injeksi air” sedalam dua meter menggunakan cairan foam mulai diterapkan bekerja sama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalsel pada Kamis (27/08/2026) sore.
Kapolda menjelaskan, lahan di Guntung Damar merupakan lahan gambut yang rawan, meskipun sudah dilakukan penyiraman namun api masih ada di dalam, lantas kalau tanah kering hidup kembali.
“Ini lahannya gambut, beberapa kali di lokasi yang sama ini kita lakukan pemadaman. Namun selalu besoknya ketika kena angin keluar api lagi. Alhamdulillah hari ini kita bersma GAPKI mencoba formula baru dengan menusukan air ke dalam tanah sedalam dua meter menggunakan pipa besi yang dimodifikasi, lalu airnya dicampur dengan cairan dari Jepang,” ujarnya.
Kapolda menambahkan bahwa GAPKI yang menyediakan cairan foam yang dicampurkan ke air. Hasil uji coba awal menunjukkan suhu di sekitar titik injeksi sedalam 1 meter menjadi dingin.
“Kebetulan dari GAPKI ini kemarin mendapat cairan foam dan mirip sabun, tadi sudah kita coba di sini yang kita suntikkan air ke dalam itu ke dalam tanah itu kurang lebih dua meter. Di sekitarnya kurang lebih jarak satu meter itu dingin,”tambahnya.
Ia menyebut, malam ini pengerjaan alat akan diperbanyak dan besok langsung diaplikasikan kembali di lokasi.
“Mudah-mudahan bisa menolong mengurangi kebakaran yang ada di kawasan ini,” tegasnya.
Selain itu, Polda Kalsel juga menerima bantuan tepung pemadam dari Mabes Polri atas arahan Kapolri. Tepung tersebut sudah dicoba dicampur dengan air dan disemprotkan di Jalan Haji Sarkawi dengan hasil yang cukup baik.
“Sekaligus tadi dari bantuan dari Mabes Polri dari Bapak Kapolri berupa tepung yang kita campur juga dengan air kita sudah coba tadi di Jalan Haji Sarkawi itu cukup bagus hasilnya. Nanti metode itu juga akan kita gabungkan dengan bantuan dari bapak Kapolri tadi di kawasan Guntung Damar,”tambahnya.
Kapolda berharap kombinasi metode injeksi, foam, dan bantuan dari pusat dapat mempercepat penanganan karhutla di lahan gambut yang sulit dipadamkan dengan cara konvensional.
“Semoga saja semua upaya yang sudah kami lakukan bersama bisa segera mempercepat api yang masih menyala di lahan gambut,” pungkasnya. (nw)
