PEMKAB Kotabaru Hadiri Peresmian Gedung Gereja GPIB Sola Gratia Tegalrejo di Atas Lahan 2.700 Meter Persegi

1 September 2024
Penandatanganan Prasasti Pembangunan Gedung Gereja GPIB Sola Gratia Desa Tegalrejo oleh Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kotabaru. (foto.kominfo.kotabaru/newsway.id)

NEWSWAY.ID, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menghadiri peresmian Gedung Gereja GPIB Sola Gratia Batulicin Pos Pelkes “Gunung Sinai” yang berlokasi di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, pada Sabtu (31/08/2024).

Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti, pembukaan selubung, dan pengguntingan pita oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertanahan Kabupaten Kotabaru, H Akhmad Junaidi, S.Hut.

Ia didampingi oleh Plt. Camat Kelumpang Hilir, Syarifuddin, S.Sos, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, ST., ME, Kepala Dinas Kesehatan, Erwin Simanjuntak, serta sejumlah pejabat lainnya, termasuk tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pdt Emmawati Yulia Rumampuk – Baule, S.Th, M.Min, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan gereja ini.

Pemberian Kenang-kenangan kepada Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kotabaru atas diresmikannya Gedung Gereja GPIB Sola Gratia Desa Tegalrejo (foto.kominfo.kotabaru/newsway.id)

Ia juga menjelaskan bahwa gedung gereja tersebut memiliki ukuran 12 x 25 meter atau sekitar 300 meter persegi, yang berdiri di atas lahan seluas 2.700 meter persegi (45 x 60 meter).

Di sekitar gedung gereja, terdapat fasilitas umum seperti pendopo dan area parkir yang disediakan untuk jemaat.

Pdt Emmawati juga menyoroti bahwa kompleks gereja ini dibangun berkat bantuan dari pemerintah, donatur, dan swadaya jemaat.

Kompleks ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, dan pembangunan tersebut telah berlangsung sejak tahun 2012, melalui empat kali pergantian kepanitiaan.

Pengguntingan Pita Dibukanya Pintu Gedung Gereja GPIB Sola Gratia Desa Tegalrejo oleh Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kotabaru. (foto.kominfo.kotabaru/newsway.id)

Bupati Kotabaru, melalui sambutannya yang dibacakan oleh H. Akhmad Junaidi, S.Hut, menyampaikan ucapan selamat atas selesainya pembangunan Gedung Gereja Sola Gratia.

Ia berharap keberadaan gereja ini dapat menjadi penunjang bagi jemaat dalam melaksanakan ibadah dan meningkatkan keimanan.

“Dengan berdirinya gereja baru ini, semoga tumbuh semangat baru bagi jemaat dan masyarakat untuk terus berkembang. Saya juga berharap, melalui momen ini, tokoh masyarakat dan agama dapat bergandengan tangan untuk memajukan Kabupaten Kotabaru,” tutup Akhmad Junaidi.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)