Pemkab Pulang Pisau Gandeng Dunia Usaha Perluas Kepesertaan JKN bagi Ribuan Warga

15 Juni 2026
Penyerahan cenderamata kepada pelaku usaha yang sudah mendukung JKN di kabupaten Pulang pisau. ( Foto : Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk mengambil peran lebih besar dalam membantu masyarakat memperoleh jaminan kesehatan. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dunia usaha diharapkan dapat mendukung pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi ribuan warga yang belum terakomodasi.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Forum Tindak Lanjut Program Donasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dipimpin Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta di Ruang Rapat Bupati Pulang Pisau, Senin (15/06/2026).

Dalam rapat itu, pemerintah daerah memetakan kebutuhan bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 4.480 warga yang masih memerlukan dukungan agar tetap terdaftar dalam program JKN.

~ Advertisements ~

“Masih ada sekitar 4.480 orang yang perlu dibantu pembayaran iurannya. Karena itu kami mengajak perusahaan-perusahaan melalui program CSR untuk ikut berpartisipasi, minimal membantu 200 orang per perusahaan,” kata Jayadikarta.

Menurutnya, sejumlah perusahaan telah merespons positif ajakan tersebut. Salah satunya SCP Base Group yang telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan menyatakan komitmennya untuk mendukung program tersebut.

Meski realisasi pembayaran baru dijadwalkan pada Agustus mendatang, dukungan yang diberikan dinilai menjadi langkah penting dalam membantu pemerintah daerah memperluas cakupan perlindungan kesehatan masyarakat.

“Ini menjadi awal yang baik karena ada perusahaan yang sudah menyatakan kesiapannya membantu pemerintah daerah,” ujarnya.

Jayadikarta menjelaskan, kebutuhan iuran yang harus ditanggung tidak terlalu besar, yakni sekitar Rp35 ribu per peserta setiap bulan. Dengan nominal tersebut, ia optimistis perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Pulang Pisau mampu berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing.

Berdasarkan data sementara, SCP disebut siap membantu sekitar 1.000 peserta, sedangkan perusahaan CAA menyatakan kesediaannya mendukung sekitar 400 peserta. Namun angka tersebut masih belum cukup untuk menutupi seluruh kebutuhan yang ada.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong keterlibatan perusahaan lain, terutama perusahaan-perusahaan besar yang memiliki aktivitas usaha di Kabupaten Pulang Pisau.

Dalam forum tersebut, sebanyak 28 undangan telah disampaikan kepada pihak perusahaan. Setelah dilakukan pendataan, tercatat sekitar 16 perusahaan aktif yang mengikuti pembahasan, mengingat beberapa perusahaan berada dalam satu grup usaha.

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau optimistis target kepesertaan JKN dapat tercapai melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan dunia usaha. Jika masih terdapat kekurangan, pemerintah daerah akan mencari alternatif dukungan melalui anggaran daerah.

“Harapan kami seluruh pihak dapat bersama-sama membantu masyarakat. Ini bukan hanya soal memenuhi target, tetapi memastikan warga Pulang Pisau mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak,” pungkasnya.(nw)

Reporter : Winda

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog