PUPR Kotabaru Tuntaskan Jembatan Sebelimbingan, Akses Ekonomi Warga Kini Lebih Cepat

by
3 Maret 2026
Plt. Kepala Dinas PUPR Kotabaru, H. Abdul Hamid ( Foto Rizal/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Sebelimbingan dan Desa Gunung Sari, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, resmi rampung dan kini dapat digunakan masyarakat.

Jembatan penghubung yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotabaru ini diharapkan menjadi motor penggerak aktivitas warga sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kotabaru, H. Abdul Hamid mengatakan, rampungnya jembatan tersebut merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan publik.

“Jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan urat nadi yang menghubungkan kehidupan sosial dan ekonomi warga. Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta kebutuhan masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien,” jelasnya, Selasa (3/3/26).

Hamid juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan kolaborasi berbagai pihak yang turut menyukseskan pembangunan. Ia berpesan agar warga bersama-sama menjaga fasilitas ini demi keberlanjutan manfaatnya.

“Mari kita rawat bersama. Jika ada kendaraan melebihi tonase, silakan ditegur. Karena jembatan ini kini menjadi milik kita bersama,” tegasnya.

Selain jembatan, sejumlah desa juga mengusulkan pengaspalan jalan di titik rawan macet. Menurut Hamid, hal tersebut akan menjadi prioritas agar arus lalu lintas lebih lancar, meski tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Sementara, Kepala Desa Sebelimbingan, Akhmad Zaenuri, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya jembatan yang telah lama dinantikan.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga membuka peluang pengembangan potensi wisata di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, akses kini jauh lebih mudah. Dulu warga harus memutar jauh, sekarang sudah dipermudah. Kami berharap ke depan jembatan ini bisa mendukung pengembangan wisata di sekitar sungai yang memiliki pemandangan indah,” ungkapnya.

Akhmad menambahkan, pihak desa berharap pembangunan dapat terus dilanjutkan sesuai perencanaan, sehingga potensi lokal bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.(nw)

Reporter: Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)