Razia Narkoba di Kotabaru, Lima Pengedar Dibekuk, Puluhan Butir Ekstasi Diamankan

4 Desember 2023
Kapolres Kotabaru, AKBP Tri Suhartanto dalam jumpa pers yang diselenggarakan di lobi Polres Kotabaru pada Senin (3/12). (Foto: Hadi/Newsway.id)

NEWSWAY.ID, KOTABARU – Memasuki akhir tahun 2023, Satuan Reserse Narkoba Polres Kotabaru berhasil meraih keberhasilan gemilang dengan mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Kelumpang Hulu.

Kapolres Kotabaru, AKBP Tri Suhartanto menyampaikan informasi ini dalam jumpa pers yang diselenggarakan di lobi Polres Kotabaru pada Senin (3/12/23), didampingi oleh Wakapolres Kompol Agus Rusdi Kusnandar, Kabag Ops AKP Abdul Rauf, dan Kasat Resnarkoba Polres Kotabaru Iptu Feby Supriadi.

“Kita berhasil mengamankan lima tersangka, termasuk pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu dan ekstasi, dari kelima tersangka, empat di antaranya berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu, sedangkan satu lainnya berasal dari Kabupaten Kotabaru,” ungkap Kapolres Kotabaru.

Dari kelima tersangka, tiga di antaranya merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Tersangka-tersangka ini diidentifikasi dengan inisial HN (32) warga Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru, R (40) warga Kabupaten Tanah Bumbu, I (41) warga Kabupaten Tanah Bumbu, M (39) warga Kabupaten Tanah Bumbu, dan NB (35) warga Kabupaten Tanah Bumbu.

Pada penggerebekan ini, polisi berhasil menyita 138,53 gram sabu, 97 pil ekstasi, dan uang sejumlah Rp34 juta dari hasil penjualan narkoba.

Kapolres Kotabaru menambahkan, Polres Kotabaru bersama Satuan Reserse Narkoba terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika, sudah ada 117 orang yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba yang berhasil diamankan selama periode Januari hingga Desember 2023 ini.

“Kemungkinan ini masih terus bertambah karena tim kami masih melakukan pengembangan dan beberapa informasi menunjukkan akan adanya penangkapan lebih lanjut,” Lanjut Kapolres.

Dalam konteks pengungkapan jaringan ini, polisi juga sedang mengusut informasi terkait adanya keterlibatan bandar besar yang diduga berasal dari luar wilayah Kabupaten Kotabaru.

Keberhasilan operasi ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kotabaru, sehingga memberikan harapan akan peningkatan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kasat Resnarkoba Polres Kotabaru Iptu Feby Supriadi menegaskan, Operasi ini adalah bukti dari kerja keras tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kotabaru dalam menjalankan misi pemberantasan peredaran narkoba.

“Kami akan terus berupaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan mengurangi pengaruh buruk narkotika di lingkungan sekitar,” tegas Feby.

“Tersangka-tersangka ini dijerat dengan pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun,” pungkas IPTU Peby.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)