Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut Gelar Aruh Budaya Swarna Bhumi di Kabupaten Banjar

by
11 Agustus 2024
Bupati Banjar H Saidi Mansyur menerima Cindera mata dari Ketua Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut H Gusti Rendi Firmansyah. (Foto : MC/newsway.id)

NEWSWAY.ID, MARTAPURA – Dalam rangka memperingati HUT ke-79 RI dan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Banjar, Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut menggelar Aruh Budaya Swarna Bhumi, di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Sabtu (10/8/2024) pagi.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, kegiatan Aruh Swarna Bhumi ini untuk memupuk rasa kebersamaan dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan kegiatan budaya yang harus dilestarikan.

“Kami menginginkan semua bisa bersatu padu menghadapi tantangan yang ada di pemerintahan maupun masyarakat. Kerajaan Pulau Laut yang berwadah di Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut dapat menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat, keberadaannya tentu akan memberikan warna dalam bidang kebudayaan,” ucapnya.

Saidi berharap Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut dapat menjadi bagian mitra kerja pemerintah Kabupaten Banjar sehingga dapat menjalin dan memperkuat jalinan sosial di tengah masyarakat untuk membangun keberagaman yang lebih pesat bisa berjalan dengan baik.

Ketua Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut H Gusti Rendi Firmansyah mengatakan, basis sejarah Kerajaan Pulau Laut sekarang berada di Pulau Laut yakni di Kotabaru.

“Aruh Budaya Swarna Bhumi dilaksanakan di Martapura karena ingin memeriahkan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Banjar sehingga bisa menjadi rangkaian untuk memeriahkannya, dan masih kita kolaborasikan dengan tari-tarian dari Kabupaten Banjar dan Pulau Laut,” jelas Gusti Rendi.

Gusti Rendi berharap kegiatan ini menjadi stimulan bagi pegiat sejarah budaya yang ada di daerah dan kabupaten bahwasanya lembaga adat merupakan salah satu wadah berkumpulnya bukan hanya para zuriyat tetapi juga para pelaku seni budaya.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pemberian piagam penghargaan dan darjah penghormatan kepada pegiat seni dan budaya yang ada di Kabupaten Banjar oleh Ketua dan Pemangku Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut.

Pada kesempatab itu pula Bupati Banjar H Saidi Mansyur menerima serta penyerahan cinderamata dari Ketua Lembaga Kerajaan Pulau Laut.

Kepala Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya menyambut baik dengan adanya Aruh Budaya Swarna Bhumi di Kabupaten Banjar, sebab menurutnya kegiatan tersebut bisa terus melestarikan budaya baik secara induvidu maupun lembaga dan juga salah satu upaya eksistensi keberadaan Kerajaan Banjar.

“Setidaknya keberagaman budaya akannterus terpupuk dan bisa menjadi bagian untuk mempersatukan kebhinekaan. Kegiatan kebudayaan semacam itu mesti terus dikembangkan, kami juga berharap lembaga adat hisa bekerjasama dengan pemerintah untuk membangun daerah dari sisi seni dan budaya,” jelasnya.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, Dewan Musyawarah, Pengurus atau Pemangku Dewan Kesenian  Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan Kesultanan Banjar, alim ulama, para habaib, tokoh masyarakat.(Liputan Khusus)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)