Wali Kota Tinjau Proyek Peningkatan Sungai Kuranji dan Sungai Kemuning Segmen Dua

by
21 September 2024
Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin saat melakukan peninjauan proyek peningkatan sungai Kuranji didampingi jajarannya. (Foto : MC/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Banjir yang terjadi pada musim penghujan masih sering menjadi momok di sebagian wilyah Kota Banjarbaru, salah satu ya adalah Kecamatan Cempaka.

Sebagai upaya mengurangi risiko atau pengendalian bencana banjir, salah satu usahanya Pemko Banjarbaru melakukan peningkatan Sungai Kuranji dan Sungai Kemuning.

Untuk memastikan pengerjaan sesuai target Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, meninjau langsung proyek tersebut, di Sungai Kuranji dan Sungai Kemuning segmen 2, Jum’at (20/09/2024).

Wali Kota didampibgi Kepala BAPPEDA, Khanafi dan Kepala Dinas PUPR, Eka Yuliesda beserta jajarannya memastikan keberlangsungan proyek peningkatan sungai tersebut.

Selain itu memberikan arahan strategis agar proses pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Dengan peningkatan dua kawasan ini kami berharap kedepan pada saat musim penghujan tidak terjadi banjir lagi. Tentunya ini sebagai upaya konkrit pemerintah Kota Banjarbaru dalam penaganan banjir,” jelas Aditya.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda menyebutkan progres peningkatan sungai sudah mencapai 61 persen

“Kami optimis bisa diselesaikan paling lambat bulan Desember 2024, pengerjaan ini untuk mitigasi banjir, ini merupakan dari kajian dari mitigasi banjir yang kita laksanakan,” katanya.

Peningkatan sungai ini dijelaskan Eka merupakan salah satu dari 4 proyek strategis yang ada di Dinas PUPR Kota Banjarbaru pada tahun anggaran 2024.

“Alhamdulillah yang ini lahannya sudah clear and clean, jadi tidak ada permasalahan di dalam pelaksanaan pekerjaannya,” ujarnya.

Untuk memastikan tidak ada kendala dan selesai tepat waktu Pemerintah akan terus memantau secara ketat pelaksanaan proyek-proyek strategis yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pasalnya proyek peningkatan Sungai Kuranji dan Sungai Kemuning segmen 2 ini sangat penting dalam mengatasi permasalahan banjir di beberapa wilayah di Banjarbaru.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)