NEWSWAY.ID, KUALA KAPUAS – Masyarakat Kabupaten Kapuas dihebohkan dengan penemuan tengkorak manusia di Hutan Desa Sei Ahas, Kecamatan Mantangai, Sabtu (12/10/2024).
Tengkorak tersebut diduga kuat milik Aditya Dharma Santosa (20), mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) yang dilaporkan hilang sejak tujuh bulan lalu.
Aditya hilang pada Jumat (3/5/2024) saat melakukan kegiatan geotagging bersama 14 rekannya di Petak 6, Desa Sei Ahas.
Sejak saat itu, upaya pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas Palangka Raya, Koramil dan Polsek Mantangai, BPBD Kapuas, serta masyarakat setempat, namun hasilnya nihil.

Penemuan tengkorak manusia tersebut terjadi ketika sebuah tim dari Pelaihari sedang melakukan perintisan jalan di wilayah Hutan Penghijauan PT Asmin.
Tengkorak itu masih terbungkus pakaian berupa baju merah dan celana jeans, yang sesuai dengan pakaian terakhir yang dikenakan Aditya saat hilang.
Selain itu, barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi diduga milik korban, semakin memperkuat dugaan bahwa tengkorak tersebut adalah Aditya.
“Saat kami merintis jalan, kami menemukan tengkorak manusia yang belum diketahui identitasnya,” ujar salah satu anggota tim dalam video yang beredar di media sosial.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait penemuan tersebut.
Identitas tengkorak masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang, termasuk tes forensik untuk memastikan apakah tengkorak tersebut benar adalah Aditya Dharma Santosa.
Kasus ini masih dalam proses pengembangan, dan masyarakat setempat berharap adanya kejelasan lebih lanjut terkait hilangnya mahasiswa yang telah lama dinantikan oleh keluarga dan kerabatnya.
