Remaja 13 Tahun Dilaporkan Hilang di Sungai Martapura, SAR Gabungan Turun Tangan

11 Januari 2026
Persiapan pasukan dalam pencarian orang diduga tenggelam (Foto : Basarnas Banjarmasin/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU– Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Jalan Rantauan Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, Sabtu malam (10/01/2026). Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana mengatakan, laporan kejadian diterima dari Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan pada pukul 18.03 WITA.

“Korban atas nama M. Irfan, usia 13 tahun, dilaporkan tenggelam saat berenang bersama rekan-rekannya di Sungai Martapura,” katanya.

Berdasarkan informasi awal, korban berenang dari area lapangan basket menuju kawasan pelelangan ikan. Diduga korban tidak cukup mahir berenang sehingga terseret arus sungai dan tenggelam.

Upaya pencarian sempat dilakukan oleh keluarga korban dan masyarakat setempat, namun hingga laporan diteruskan ke Basarnas, korban belum ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue berjumlah enam personel pada pukul 19.13 WITA menuju lokasi kejadian melalui jalur darat.

“Kami langsung mengerahkan satu tim rescue dengan membawa peralatan water rescue untuk melakukan pencarian di lokasi,” ucap Putu Sudayana.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Kansar Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalsel, Rescue 911 Banjarmasin, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan dikerahkan, di antaranya perahu karet bermesin tempel, peralatan selam, Aqua Eye, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan dan pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel di lapangan.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)