NEWSWAY.CO.ID, JAWA TENGAH – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga almarhum Syafiq Ridhan Ali Razan (18) di Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Rabu (14/01/2026).
Pantauan di rumah duka yang berada di Perum Depkes Blok D2, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, terlihat tratag atau tenda duka telah terpasang. Tratag tersebut disiapkan secara gotong royong oleh warga sekitar untuk menampung para pelayat yang datang.
Para pelayat berdatangan silih berganti, meski hingga malam hari suasana masih terpantau relatif sepi. Mayoritas pelayat merupakan rekan kerja kedua orang tua almarhum yang diketahui berstatus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Magelang.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokompim) Setda Kota Magelang, Tri Winarno, mengatakan waktu kedatangan jenazah masih sangat bergantung pada kondisi cuaca di puncak Gunung Slamet. “Bisa menjelang subuh bisa sampai Magelang. Tapi kalau kondisi di puncak hujan, berkabut, dan lain sebagainya, ya bisa mundur lagi. Jadi sangat situasional sekali,” ujar Tri kepada wartawan di rumah duka. Tri juga menyampaikan adanya perubahan rencana lokasi pemakaman.

Semula, jenazah direncanakan dimakamkan di wilayah Sambung Lor, namun kemudian dipindahkan ke Pemakaman Umum Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Kota Magelang.
“Karena dekat dengan lokasi rumah keluarga Mas Ali. Rumah keluarga ada di Kupatan dan warga Kupatan makamnya di Sidotopo,” jelasnya.
Sejumlah anggota keluarga tampak berada di dalam rumah menunggu kepastian kepulangan almarhum.
Pihak keluarga telah memutuskan lokasi pemakaman yang semula direncanakan di Pemakaman Sambung Lor, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, dialihkan ke TPU Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara. Proses pembuatan liang lahat di TPU Sidotopo telah mulai dikerjakan.
Jenazah Syafiq Ali rencananya akan langsung dimakamkan sesaat setelah tiba di rumah duka, menyesuaikan kondisi dan waktu kedatangan dari lokasi evakuasi.(nw)
Reporter: Suho
