Pemkab Banjar Gerak Cepat Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Pingaran Ilir

by
30 Juni 2026
Bantuan yang diberikan bagi korban di Desa Pingaran Ilir RT 002, Kecamatan Astambul. (foto: rsb)

NEWSWAY.CO.ID, ASTAMBUL – Respon cepat ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Banjar pada musibah kebakaran yang terjadi di Desa Pingaran Ilir RT 002, Kecamatan Astambul, Selasa (30/6/2026) siang. Tidak hanya mengoordinasikan penanganan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), jajaran pimpinan perangkat daerah juga langsung turun ke lokasi memastikan penanganan terhadap warga terdampak berjalan optimal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha bersama jajaran turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan, koordinasi dan asesmen awal dampak kebakaran. Begitupun Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP3AP2KB) Kabupaten Banjar Erny Wahdini beserta jajaran juga hadir guna memastikan kebutuhan dasar para korban segera dapat dipenuhi.

Kebakaran sendiri diduga bermula dari salah satu rumah warga. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

~ Advertisements ~

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Banjar yang menerima laporan kebakaran itu segera dan sigap mengerahkan relawan pemadam kebakaran, Bersama masyarakat, akhirnya kobaran api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke kawasan permukiman lainnya.

Berkat kesigapan itu Musholla Raudhatus Sholihin beserta sejumlah rumah warga yang berada di sekitar Lokasi berhasil diselamatkan.

Kepala BPBD Wasis Nugraha memimpin koordinasi bersama aparat desa, relawan pemadam kebakaran serta unsur terkait untuk memastikan proses pendataan dan penanganan berjalan cepat. Sementara itu, Erny Wahdini bersama jajarannya melakukan asesmen kebutuhan sosial bagi warga terdampak sebagai dasar penyaluran bantuan.

Berdasarkan data sementara, kebakaran mengakibatkan lima unit rumah mengalami rusak berat dan satu unit rumah rusak ringan. Sebanyak sembilan kepala keluarga dengan total 25 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

“Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka-luka. Berdasarkan informasi awal dari aparat Desa Pingaran Ilir, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik,” ujar Wasis.

Dipastikan penanganan akan terus dilakukan secara terpadu bersama DinsosP3AP2KB dan perangkat daerah terkait akan terus berkoordinasi untuk mempercepat pendataan, asesmen serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak sesuai hasil identifikasi di lapangan.

Sedangkan kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini kondisi di lokasi telah kondusif setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog