DPMPTSP Balangan Susun Dokumen Investasi Kawasan Wisata Tebing Tinggi

8 Agustus 2026
Survei potensi wisata Riam Bainggi sebagai persiapan pengembangan kawasan wisata terpadu di Kecamatan Tebing Tinggi. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan mulai mematangkan rencana pengembangan Kecamatan Tebing Tinggi sebagai kawasan wisata terpadu yang diharapkan mampu menarik minat investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyusun dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) sebagai bahan penawaran kepada calon investor.

Dalam proses penyusunan dokumen tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Balangan melakukan survei lapangan serta sinkronisasi data teknis di sejumlah destinasi wisata potensial di Kecamatan Tebing Tinggi.

Tiga lokasi yang menjadi fokus peninjauan meliputi Riam Bainggi, Batu Ajung, dan Maranting. Selain menilai potensi wisata, tim juga melakukan identifikasi terhadap kesiapan infrastruktur, status aset, tata kelola destinasi, hingga legalitas lahan sebagai bagian dari persiapan investasi.

Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP Kabupaten Balangan, Windayani Pariyasanti, mengatakan penyusunan dokumen investasi harus didukung data yang akurat agar mampu memberikan gambaran yang jelas kepada calon investor.

“Kami merancang kawasan ini agar siap ditawarkan. Kalau investor masuk, otomatis perputaran ekonomi di Balangan juga akan meningkat tajam,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, dokumen investasi yang komprehensif akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di sektor pariwisata Kabupaten Balangan.

Rencana tersebut mendapat dukungan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan. Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata, Muhammad Sigit Kondang Wibowo, menilai pengembangan Tebing Tinggi sebagai kawasan wisata terpadu merupakan langkah strategis yang dapat menjadi model pengembangan destinasi wisata di daerah lain.

“Harapan kami investor bisa segera masuk ke Tebing Tinggi. Kalau ini berhasil, tentu akan kita jadikan cetak biru untuk mengembangkan destinasi di wilayah lain,” katanya.

Dukungan juga datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Ajung, Suhandi, menyatakan kesiapan masyarakat menyambut masuknya investasi, namun berharap pemerintah daerah turut mempercepat peningkatan infrastruktur, terutama akses jalan menuju kawasan wisata.

“Kami sangat mendukung. Tapi tolong akses jalannya dibenahi dulu supaya mobilitas pengunjung maupun investor nanti lebih mudah,” ujarnya.

Melalui penyusunan dokumen investasi dan sinergi antarperangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap pengembangan kawasan wisata terpadu di Kecamatan Tebing Tinggi dapat segera memasuki tahap penawaran kepada investor. Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog