NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Suasana berbeda terasa di stan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Pulang Pisau pada Handep Hapakat Fair 2026. Tak hanya menyajikan deretan buku, stan ini justru dipadati pengunjung yang ingin belajar meracik kopi, mengenal dunia usaha, hingga berburu spot foto yang estetik.
Konsep tersebut sengaja dihadirkan Dispusip untuk mengubah pandangan masyarakat bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, melainkan ruang belajar yang mampu melahirkan ide, kreativitas, dan peluang usaha.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pulang Pisau, Sri Putri Pratiwi, mengatakan tema stan tahun ini diselaraskan dengan semangat pengembangan UMKM yang diangkat dalam Handep Hapakat Fair.
“Kami ingin menghadirkan perpustakaan yang lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga berbagi ilmu dan edukasi kewirausahaan serta memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Salah satu program yang paling menarik perhatian pengunjung adalah Kopi Literasi. Melalui program ini, dua barista memperagakan teknik menyeduh kopi secara manual menggunakan peralatan sederhana, sekaligus berbagi pengetahuan mengenai peluang usaha di bidang kopi.
Menurut Sri Putri, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa memulai usaha tidak selalu membutuhkan modal besar.
“Harapannya, masyarakat pulang tidak hanya membawa pengalaman menikmati kopi, tetapi juga memperoleh inspirasi untuk memulai usaha dari hal-hal sederhana,” katanya.
Selain menyaksikan praktik meracik kopi, pengunjung juga dapat mencicipi aneka produk kuliner UMKM yang berganti setiap malam, serta membaca koleksi buku bertema kewirausahaan sebagai referensi untuk mengembangkan usaha.
Tak hanya itu, Dispusip juga menghadirkan sudut photo booth bertema literasi yang menjadi favorit pengunjung untuk mengabadikan momen selama Handep Hapakat Fair berlangsung.
Melalui inovasi tersebut, Dispusip Pulang Pisau ingin menunjukkan bahwa perpustakaan dapat berkembang menjadi ruang publik yang edukatif, kreatif, sekaligus mampu mendukung tumbuhnya semangat literasi dan kewirausahaan di tengah masyarakat. (nw)
Reporter : Winda
