Dinas Sosial Kalsel Dapatkan Armada Baru untuk Tingkatkan Penanganan Bencana

2 September 2024
Kapal Sea Rider: Siaga untuk Penanganan Darurat di Wilayah Pesisir (foto.mc.prov.kalsel/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARMASIN – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat armada operasionalnya dengan tambahan dua kendaraan penting, yakni Mobil Dapur Umum Lapangan dan Kapal Sea Rider.

Penambahan ini diinisiasi langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam menghadapi berbagai bencana di wilayah Kalsel.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Achmadi, menjelaskan bahwa penambahan armada ini merupakan langkah konkret dari Gubernur Kalsel, yang akrab disapa Paman Birin, dalam mempersiapkan provinsi menghadapi potensi bencana.

“Alhamdulillah, Gubernur kita, Paman Birin, memberikan tambahan operasional agar penanganan bencana lebih cepat dan efisien,” ujar Achmadi saat ditemui di Banjarmasin, Senin (2/9/2024).

Achmadi menjelaskan bahwa Kapal Sea Rider yang baru diterima memiliki mesin bertenaga 200 pk dan mampu menampung hingga 20 penumpang.

Dalam situasi darurat, kapal ini juga dapat digunakan untuk mengangkut barang bantuan tanggap darurat, khususnya di wilayah pesisir yang sering kali sulit dijangkau.

“Dengan kondisi geografis Kalsel yang dikelilingi oleh sungai dan laut, sering terjadi kecelakaan perahu atau kapal, baik karam maupun terbakar. Oleh karena itu, menjadi tugas kami di Dinas Sosial, khususnya di Bidang Penanganan Bencana, untuk memberikan bantuan,” kata Achmadi.

Kapal berukuran 9 meter ini kini ditambatkan di Pangkalan Kapal Tagana Kalsel, setelah tiba dari Jakarta pada Sabtu lalu.

Dengan kedatangan kapal ini, Kalsel kini memiliki armada yang siap dioperasikan kapan saja untuk membantu penanganan bencana.

Mobil Dapur Umum Lapangan: Solusi Efisien dalam Penanganan Bencana (foto.mc.prov.kalsel/newsway.id)

Selain kapal, Dinas Sosial Kalsel juga menerima Mobil Dapur Umum Lapangan yang telah diresmikan pada perayaan Hari Jadi Kalsel.

Mobil ini, dengan panjang 8 meter, dilengkapi peralatan modern yang memungkinkan penyediaan makanan siap saji secara otomatis.

“Mobil ini mampu mengolah hingga 100 kg beras tanpa membutuhkan banyak tenaga manusia, sehingga sangat efisien dalam situasi darurat,” jelas Achmadi.

Dengan kehadiran mobil ini, Dinas Sosial dapat memastikan ketersediaan makanan bagi para penyintas bencana dan mendukung kegiatan sosial kemanusiaan lainnya dengan lebih cepat dan efisien.

Achmadi menegaskan bahwa semua komponen kendaraan telah diperiksa dan siap digunakan, sesuai dengan arahan Gubernur Kalsel yang menginginkan penanganan bencana dilakukan dengan cepat.

Pengalaman dari banjir besar yang melanda 11 kabupaten/kota di Kalsel pada tahun 2021 menjadi pelajaran berharga bagi provinsi ini.

“Dengan tambahan dua armada baru ini, kami bersyukur karena mobil operasional yang ada sebelumnya sudah sangat tua, beberapa bahkan sejak tahun 2002. Dengan adanya informasi dari BMKG bahwa La Nina mungkin datang pada akhir September, kami semakin siap meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan bencana bagi masyarakat Kalsel,” pungkas Achmadi.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)