Gubernur Kalsel H. Muhidin Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Demo Mahasiswa di Banjarmasin, Fokus Padamkan Karhutla Guntung Damar 

29 Agustus 2026
Gubernur Kalsel, H Muhidin, didampingi Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H saat memberikan keterangan disela-sela pemantauan dan pemadaman Karhutla di ring satu Bandara. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan permohonan maaf kepadapara  mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD Kalsel di Banjarmasin. Ia tidak bisa hadir menemui massa karena harus fokus memantau dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Guntung Damar, Banjarbaru. 

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Muhidin saat berada di lokasi karhutla pada Jumat malam, (28/08/2026).

Dalam keterangannya, Gubernur Kalsel yang didampingi Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H  menjelaskan dirinya bersama Kapolda Kalsel langsung turun ke lapangan usai salat Jumat,

“Alhamdulillah hari ini hari Jumat, habis salat Jumat kita bersama-sama Pak Kapolda turun ke lapangan ke Gunung Damar kita melihat keadaan air situ, termasuk memantau kondisi air di embung Jokowi,” ujarnya. 

Ia menyebut kondisi di lapangan masih rawan. “Asap dan apinya cukup besar cukup tinggi. Kadang bsetelah dipandamkan malam kadang-kadang timbul api kan gitu,” ucapnya. 

Karena situasi tersebut, Gubernur bersama jajaran TNI-Polri memutuskan untuk tetap berada di lokasi hingga malam hari untuk memastikan pemadaman berjalan tuntas. 

“Jadi kami mohon eh kepada anak-anaku mahasiswa kami mohon maaf tidak hadir saat menggelar demo do Banjarmasin,” ucap Gubernur.

“Saya bersama bapak Kapolda jan seluh jajaran TNI Polri yang bertugas dalam penanganan kebakaran sampai saat ini (kemarin malam-red) masih berada di daerah bandara sini kami harus mengamankan di daerah bandara,” tambahnya. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur memastikan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Brimob masih bekerja di lapangan hingga pukul 21.30 Wita untuk memadamkan api. Beberapa titik sudah dinyatakan aman, namun di sisi lain api kembali menyala sehingga pemantauan terus dilakukan.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog