Kepergok Simpan Sabu 7,14 Gram di Tempat Sampah, Pasutri Diamankan Polres Balangan

by
13 Februari 2026
Pasutri diamankan Satresnarkoba Polres Balangan di Awayan dengan barang bukti dua paket sabu seberat 7,14 gram, dua ponsel, dan satu sepeda motor. (Foto: Humas Polres/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Satresnarkoba Polres Balangan berhasil mengamankan pasangan suami istri (pasutri) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Awayan, Selasa (10/2/2026). Barang bukti yang disita berupa sabu seberat 7,14 gram.

Pasutri yang diamankan berinisial WD (28) dan YN (23). Keduanya ditangkap di Desa Awayan Hilir RT 01, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, setelah sebelumnya menjadi target penyelidikan aparat kepolisian.

“Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas peredaran sabu di wilayah Kecamatan Awayan dan Tebing Tinggi. Tim Satresnarkoba melakukan serangkaian penyelidikan hingga mengantongi identitas WD,” kata Kasat Resnarkoba Polres Balangan, Iptu Eko Budi Mulyono, Jumat (13/2/2026).

WD bersama YN terpantau petugas dengan gerak-gerik mencurigakan mengambil sesuatu dari dalam tempat sampah. Ketika petugas mendekat untuk melakukan penyergapan, YN sempat berupaya menghilangkan barang bukti dengan membuang gumpalan tisu.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan yang disaksikan oleh Kepala Desa setempat, Edi, petugas menemukan dua paket serbuk kristal dibungkus plastik klip bening. Serbuk kristal tersebut merupakan  narkotika jenis sabu, dengan berat bersih 7,14 gram.

“Saat dilakukan interogasi awal di lokasi, WD mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya,” imbuh Iptu Eko.

Eko menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Balangan. Polisi juga mengapresiasi informasi yang diberikan masyarakat, serta siap menindak tegas peredaran narkotika.

“Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan pengedar narkoba di Kabupaten Balangan,” tegasnya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui dari mana barang tersebut diperoleh dan kepada siapa saja akan diedarkan. Proses penyidikan terus berjalan,” tambahnya.

Untuk proses hukum lebih lanjut, kedua tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Polres Balangan. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)