Lewat SIJEMPOL PERTAMA, Bapperida Balangan Optimalkan Asistensi dan Monitoring Perangkat Daerah

21 Juli 2026
Bapperida Kabupaten Balangan menyampaikan komitmen dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui inovasi SIJEMPOL PERTAMA. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola perencanaan pembangunan melalui inovasi SIJEMPOL PERTAMA (Sistem Jemput Bola Perencanaan Tanggung Jawab Bersama). Inovasi ini menghadirkan pola pendampingan aktif dengan mendatangi langsung perangkat daerah untuk memberikan asistensi, monitoring, dan evaluasi.

Kepala Bapperida Kabupaten Balangan, H. Rakhmadi Yusni, Senin (20/7/2026), mengatakan perubahan metode tersebut dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala yang selama ini muncul dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah maupun pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan.

Menurutnya, mekanisme sebelumnya yang mengharuskan perangkat daerah datang ke kantor Bapperida dinilai kurang efektif. Sejumlah persoalan seperti keterlambatan penyampaian dokumen, rendahnya kehadiran peserta asistensi, hingga belum optimalnya pelaporan melalui aplikasi E-SAKIP menjadi tantangan yang berdampak pada sinkronisasi program pembangunan.

“Melalui evaluasi internal, kami melihat perlunya pendekatan yang lebih proaktif. Karena itu lahirlah SIJEMPOL PERTAMA sebagai upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mampu menjawab kebutuhan perangkat daerah,” ujarnya.

Melalui inovasi tersebut, tim Bapperida secara terjadwal mengunjungi masing-masing perangkat daerah untuk memberikan pendampingan penyusunan dokumen Renja, membantu penyelesaian berbagai kendala perencanaan, sekaligus melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program pembangunan.

Rakhmadi menjelaskan, pelaksanaan SIJEMPOL PERTAMA juga sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 yang menugaskan Bappeda kabupaten/kota melakukan evaluasi terhadap perencanaan strategis perangkat daerah serta memberikan rekomendasi penyempurnaan.

Sejak diterapkan, inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan ketepatan waktu penyampaian laporan kinerja, mempercepat penyelesaian berbagai hambatan di lapangan, serta menghasilkan dokumen perencanaan yang lebih berkualitas dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

“Perencanaan pembangunan yang berkualitas membutuhkan pendampingan yang intensif, bukan hanya koordinasi administratif. Melalui SIJEMPOL PERTAMA, kami hadir langsung ke perangkat daerah agar proses perencanaan, monitoring, dan evaluasi berjalan lebih efektif serta menghasilkan program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” kata Rakhmadi.

Ia menambahkan, inovasi tersebut juga mendukung penguatan reformasi birokrasi melalui peningkatan kolaborasi antarperangkat daerah.

“ Kami ingin membangun budaya kerja yang lebih kolaboratif sehingga setiap program pembangunan dapat direncanakan secara terintegrasi, dilaksanakan secara akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Balangan,” pungkasnya.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog