Wujudkan Kotabaru Lumbung Pangan, Bupati Rusli Targetkan 2.000 Hektare Lahan Padi Tahun Ini

by
25 Mei 2026
Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, S.Sos, bersama Wakil Bupati, Syairi Mukhlis, S.Sos, turun langsung melakukan peninjauan sekaligus menggelar panen raya padi di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (24/5/2026).( Foto diskominfo/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Bupati Kotabaru, H. Muhammad Rusli, S.Sos, bersama Wakil Bupati, Syairi Mukhlis, S.Sos, turun langsung melakukan peninjauan sekaligus menggelar panen raya padi di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Kotabaru untuk menjadikan wilayahnya sebagai lumbung pangan di Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muhammad Rusli menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan komoditas strategis yang menjadi fokus pembangunan daerah. Panen raya ini menjadi simbol keberhasilan produktivitas lahan petani setempat.

~ Advertisements ~

“Hasil panen kali ini berkisar 3 sampai 4 ton per hektare. Kami berharap capaian ini terus meningkat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di bidang pangan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Kotabaru akan terus memberikan dukungan penuh terhadap sektor pertanian melalui berbagai program pengembangan, baik dari sisi sarana maupun pendampingan, agar visi Kotabaru sebagai lumbung pangan dapat segera terwujud.

Wakil Bupati Syairi Mukhlis menambahkan, pemerintah daerah sangat menaruh perhatian pada kendala yang dihadapi petani di lapangan, terutama mengenai keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Bapak Bupati sudah menginstruksikan Kepala Dinas terkait untuk menginventarisasi kebutuhan alsintan. Mana yang bisa ditangani melalui APBD daerah akan kita penuhi, dan untuk kebutuhan berskala besar akan kita usulkan ke Pemerintah Pusat sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional,” jelas Syairi.

Guna mendukung percepatan produktivitas padi, pemerintah telah menetapkan target ambisius. Jika pada tahun sebelumnya luas tanam mencapai 1.000 hektare, maka tahun ini target ditingkatkan hingga 2.000 hektare. “Peningkatan target ini harus dibarengi dengan dukungan peralatan pertanian yang memadai,” imbuhnya.

Adapun Bupati bersama rombongan melakukan peninjaun di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) program Kementerian Pertanian tahun 2025 di Desa Teluk Mesjid 41,85 hektar. Dan panen raya di Lahan Baku Sawah (LBS) di 54 hektar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimda, Ketua DPRD, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Staf Ahli, Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian, SKPD, Camat Pulau Laut Timur.(nw)

Reporter: Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog