Peringati HPN 2025, Wartawan Kulon Progo Jaga Kelestarian Alam

by
9 Februari 2025
PWK bersama pihak terkait melakukan penanaman pohon di Jatimulyo Girimulyo. (Foto : Kuntari / newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Peringatan HPN 2025 digelar Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK) dengan upaya menjaga kelestarian alam.

Di antaranya melalui penebaran benih ikan, penanaman bibit jagung dan pelepasan burung.

Ketua PWK, Asrul Sani mengatakan, peringatan HPN di Kulon Progo dimulai pada Jumat (7/2/2025).

Acara berlangsung di Wisata Bukit Sebantung, Desa Wisata (Deswita) Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo dengan penanaman bibit, penebaran benih ikan dan pelepasan burung.

“Kami juga mendistribusikan bantuan sembako di wilayah Kalurahan Jatimulyo,” kata Asrul.

Dijelaskannya, ada ratusan bibit jagung yang ditanam di kawasan tersebut. Selain jagung, PWK bersama pihak terkait juga menanam bibit buah-buahan.

Sementara burung yang dilepasliarkan ada puluhan ekor. Jenisnya dipilih yang cocok dengan ekosistem di Deswita Jatimulyo, seperti perkutut.

“Deswita Jatimulyo kami sasar kegiatan ini karena merupakan tempat konservasi satwa dan pelestarian alam,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, PWK juga menyalurkan bantuan berupa 150 paket sembako. Bantuan disalurkan kepada warga Jatimulyo yang membutuhkan.

Asrul menilai, kegiatan tersebut sesuai dengan tema Peringatan HPN 2025 secara nasional, yaitu Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa. Sedangkan di Kulon Progo, Peringatan HPN 2025 membawa tema Mendukung Ketahanan Pangan dan Menjaga Kelestarian Alam.

Puncak Peringatan HPN 2025 Kulon Progo akan diisi dengan sarasehan yang menghadirkan Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan dan Pj Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi. Kegiatan ini akan berlangsung di Kompleks Pemkab Kulon Progo.

Panewu Girimulyo, Endah Wulandari menyambut baik kegiatan yang digelar PWK. Hal ini selaras dengan komitmen pihaknya dalam mendukung upaya pelestarian alam yang dilakukan Deswita Jatimulyo.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berjalan karena bermanfaat untuk warga,” ujar Endah.

Hal senada disampaikan Lurah Jatimulyo, Anom Sucondro. Ia menyatakan, peringatan HPN 2025 dari PWK sejalan dengan tujuan dibentuknya Deswita Jatimulyo. Sejak awal, deswita ini dibentuk dengan pendekatan di bidang konservasi.

“Kami rintis Deswita Jatimulyo sejak tahun 1990-an dan terus berjalan hingga kini,” kata Anom.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)