Sanggar Kamilau Intan Raih Juara 1 Jumpa Got Talent Lewat Tari “Simfoni Nusantara”

18 Agustus 2026
Para penari dan pelatih dari Sanggar Kemilau Intan melakukan foto bersama seusai lomba.(Foto : ist/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARMASIN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Sanggar Kamilau Intan. Sanggar tari asal Kalimantan Selatan ini berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Jumpa Got Talent yang digelar di Jumpa Square KCM Banjarmasin melalui karya tari berjudul Simfoni Nusantara pekan lalu.

Dalam kompetisi yang diikuti sekitar 54 peserta dengan beragam talenta tersebut, penampilan lima penari muda Sanggar Kamilau Intan berhasil memikat dewan juri dan penonton.

Kelima penari yang membawakan Simfoni Nusantara adalah Sheza, Mikha, Chelsi, Bilqis, dan Fira. Dengan kekompakan gerak, ekspresi, dan kreativitas, mereka mengangkat semangat keberagaman budaya Nusantara di atas panggung

Penampilan tersebut tidak hanya menunjukkan penguasaan teknik tari, tetapi juga keberanian dan karakter para penari muda dalam membawakan karya seni di hadapan publik.

Pelatih Sanggar Kamilau Intan, Toni mengatakan bnahwa anak didikanya hanya melakukan tujih kali latihan khusus untuk mengikuti ajang tersebut.

“kami hanya memiliki waktu persiapan khusus selama tujuh kali pertemuan untuk mematangkan Simfoni Nusantara,” ucap Toni.

Namun meski waktunya singkat, para penari tidak mengendurkan semangat, menurut Toni di luar jadwal lomba, Sheza, Mikha, Chelsi, Bilqis, dan Fira tetap rutin mengikuti latihan sanggar setiap minggu.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Waktu persiapan khusus memang cukup singkat, hanya tujuh kali pertemuan. Namun, anak-anak sudah terbiasa mengikuti latihan rutin sanggar setiap minggu. Konsistensi dan semangat mereka akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan,” ujar Toni.

Menurut Toni, kemenangan ini bukan hanya soal piala. Lebih dari itu, para penari belajar tentang proses, disiplin, kerja sama, keberanian tampil, dan tanggung jawab dalam berkarya.

Pimpinan Sanggar Kamilau Intan, Rhony Arifin, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kerja keras seluruh tim. Ia menyebut prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan capaian positif.

“Yang paling penting dari prestasi ini adalah prosesnya. Anak-anak belajar bahwa sebuah pencapaian tidak hadir secara instan. Ada latihan, kedisiplinan, kekompakan, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar. Juara 1 ini adalah buah dari semangat mereka untuk berkarya,” ungkap Rhony Arifin.

Rhony juga mengatakan keberhasilan tersebut  diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk lebih mencintai seni dan budaya, khususnya seni tari.

“Sanggar Kamilau Intan sendiri berkomitmen terus melakukan pembinaan seni, budaya, dan kreativitas melalui proses berkelanjutan. Semoga kedepan para generasi muda semakin mencintai seni dan budaya lokal,” pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog